Cerita Ganjar saat Diminta Jemput Jakob Oetama untuk Acara Diklat PDIP

Antara ยท Rabu, 09 September 2020 - 17:27 WIB
Cerita Ganjar saat Diminta Jemput Jakob Oetama untuk Acara Diklat PDIP
Tokoh Pers Jakob Oetama (Foto: Antara)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai mendiang Jakob Oetama sebagai tokoh media yang menjadi saksi hidup perubahan besar bangsa Indonesia. Dia pun bercerita saat pertama kali bertemu dengan pendiri Kompas Group tersebut.

"Saya turut berduka cita atas meninggalnya Pak Jakob Oetama. Beliau tokoh media yang berada pada sekian zaman, serta menjadi saksi hidup perubahan besar di Indonesia," katanya di Semarang, Rabu (9/9/2020)

Kendati jarang bertemu dengan Jakob Oetama, dia mengaku mempunyai kenangan yang membekas di benaknya. Ganjar teringat saat awal ikut aktif di PDI Perjuangan. Dia diminta menjemput Jakob Oetama untuk menghadiri acara diklat partai. Meski tidak kenal, ternyata Jakob Oetama sangat ramah pada dirinya.

"Saya terkesan betul saat itu. Saya itu siapa, masih muda dan 'cah ora cetho', tapi Pak Jakob begitu ramah. Dia ajak ngobrol lama, minta ditemani terus selama acara. Beliau orangnya rendah hati, sangat intelek dan kebapakan, dengan anak-anak muda seperti saya waktu itu sangat senang berbagi pengalaman," ujarnya.

Perjuangan Jakob Oetama, lanjut Ganjar, juga patut diteladani karena dengan medianya yang menjadi leading dan terpercaya di Indonesia, mendiang tetap mengedepankan idealismenya.

"Sikap yang tidak gampang untuk diikuti oleh jurnalis zaman sekarang. Beliau bisa dijadikan contoh, bagaimana menjadi seorang jurnalis, bekerja di media dengan idealismenya yang tinggi. Tentu, saya sangat berduka cita atas meninggalnya Pak Jakob," katanya.

Pendiri Kompas Gramedia sekaligus Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama tutup usia pada Rabu (9/9/2020), pukul 13.05 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta dalam usia 88 tahun.

Almarhum disemayamkan di Kantor Kompas Gramedia Palmerah Selatan dan akan dihantarkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis (10/9/2020).


Editor : Nani Suherni