Cerita Penderes Kelapa di Purbalingga yang Batal Haji setelah Menabung 22 Tahun

Catur Edi Purwanto ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 11:15 WIB
Cerita Penderes Kelapa di Purbalingga yang Batal Haji setelah Menabung 22 Tahun
Mahmudi, seorang penderes kelapa asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) batal haji di tahun 2020. (Foto: iNews/Catur Edi Purwanto)

PURBALINGGA, iNews.id - Mahmudi, seorang penderes kelapa asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) kecewa lantaran batal berangkat haji ke tanah suci. Wabah Covid-19 membuatnya batal ke Mekah di tahun 2020, padahal dia telah menabung selama 22 tahun demi berangkat haji.

Rumah kakek Mahmudi (70) di Desa Langkap, Purbalingga masih ramai dikunjungi warga dan sanak saudaranya. Mereka datang untuk memberikan dukungan moral karena kakek Mahmudi yang batal berangkat haji.

Semua perlengkapan ibadah haji telah dipersiapkan di rumahnya, mulai dari kain ihram hingga jubah calon haji. Hampir setiap hari kakek Mahmudi melihat semua perlengkapan itu dan berdoa agar dirinya bisa menunaikan rukun Islam yang kelima.

Uang untuk biaya haji ini telah dikumpulkannya selama 22 tahun. Dia pun mendaftar pada tahun 2011 dengan sang istri. Namun, istri Mahmudi telah dipanggil yang maha kuasa terlebih dahulu.

"Saya daftar tahun 2011, sudah lama saya tunggu untuk naik haji. Tapi berhubung keadaan sekarang ada corona ya ditunda," katanya, Rabu (17/5/2020).

Meski batal berangkat haji tahun ini, kakek ini tetap semangat dan berdoa bisa berangkat ke tanah suci. Dia pun ikhlas atas takdir Allah atas datangnya wabah Covid-19 ini.

"Itu sudah ketentuan Allah, semoga tahun 2021 enggak ada halangan lagi. Saya ikhlas dan mantap lahir batin ingin haji," katanya.


Editor : Nani Suherni