get app
inews
Aa Text
Read Next : Supermarket di Ungaran Semarang Kebakaran, Pengunjung dan Karyawan Panik

Covid-19 Meningkat, Pendakian Gunung Merbabu via Jalur Thekelan dan Cuntel Belum Dibuka

Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:31:00 WIB
Covid-19 Meningkat, Pendakian Gunung Merbabu via Jalur Thekelan dan Cuntel Belum Dibuka
Suasana lereng Gunung Merbabu di daerah Thekelan, Batur, Kecamatan Getasaan, Kabupaten Semarang. (Foto/IST)

SEMARANG, iNews.id - Pendakian Gunung Merbabu melalui jalur Thekelan dan Cuntel di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang hingga saat ini masih ditutup. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) belum membuka jalur pendakian tersebut.

Alasannya, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Demikian pula pendakian melalui jalur Selo, Kabupaten Boyolali juga masih ditutup. Ini memperhatikan surat dari Pengelola Basecamp Dusun Genting Desa Tarubatang Nomor. 02/RT.DS.GENTING/06/2021 tanggal 10 Juni 2021 tentang Permohonan Penundaan Pembukaan Jalur Pendakian Selo.

Sementara pendakian Gunung Merbabu melalui jalur Suwanting dan Wekas akan dibuka mulai 14 Juni mendatang.

Pembukaan jalur pendakian Suwanting dan Wekas telah diumumkan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu kepada publik pada 11 Juni 2021 melalui pengumuman Nomor : PG. 05 /T.35/TU/EVLAP/06/2021 tentang Reaktivasi Wisata Pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu yang ditandatangani Kepala BTNGM Junita Parjanti

Dalam pengumuman tersebut, Junita Parjanti merinci beberapa ketentuan pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu pada masa pandemi Covid-19.

"Pendaki harus menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan pendakian," ujarnya, Sabtu (12/6/2021).

Selain itu, sebelum melakukan pendakian harus melakukan booking online yang dapat diakses melalui website www.tngunungmerbabu.org. Sebab BTNGM melakukan pembatasan jumlah pendaki. 

"Pembukaan kembali jalur pendakian dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan kuota pengunjung maksimal 30 persen dari daya dukung jalur pendakian," kata Junita.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut