Danau Rawa Pening Meluap, Puluhan Hektare Sawah Terendam Air
SEMARANG, iNews.id - Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Semarang dalam beberapa pekan terakhir membuat debit air mengalir ke Rawa Pening meningkat. Akibatnya, danau alam tersebut tidak mampu menampung yang air yang masuk dan meluap ke areal persawahan warga di daerah Tuntang dan Banyubiru.
Dampaknya, puluhan petani tidak dapat bercocok tanam. Salah seorang petani, Saban (50) warga Desa Rowosari, Tuntang menuturkan, sawah yang terendam air limpasan Rawa Pening di Desa Rowosari mencapai puluhan hektare. Ketinggian air yang merendam sawah mencapai 30 hingga 50 sentimeter sehingga tidak bisa ditanami padi.
"Ketinggian air yang merendam sawah diambang batas sehingga tidak bisa ditanami. Kondisi ini membuat petani merugi, karena sebagian petani sudah mengeluarkan biaya untuk mengolah sawah," katanya, Kamis (15/4/2021).
Menurut dia, setiap musim penghujan, air Rawa Pening pasti meluap dan menggenangi sawah warga. Akibatnya, petani hanya bisa menanam padi sebanyak dua kali dalam setahun.
Petani lain, Bandi (56) mengatakan, setiap musim penghujan petani di Desa Rowosari beralih profesi menjadi nelayan. Ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari menyusul hilangnya mata pencaharian mereka selama musim penghujan.
"Kalau sawah tergenang air, kami tidak bisa bertani. Tentu saja, kami tidak memiliki penghasilan. Maka dari itu, saya mencari ikan di Rawapening untuk mencukupi kebutuhan hidup," ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni