get app
inews
Aa Text
Read Next : Sambut HUT ke-11 Tahun, Perindo Bangun 11 Titik Sumber Air Bersih Dimulai dari Sikka NTT

Di Depan Gibran, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Dorong Solo Jadi Pilot Project Wellness Tourism Indonesia

Jumat, 19 November 2021 - 22:33:00 WIB
Di Depan Gibran, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Dorong Solo Jadi Pilot Project Wellness Tourism Indonesia
Wamenparekaf Angela didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming saat peluncuran Aroma Wellness Festival (AWF). (Foto: ist)

SOLO, iNews.id - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menghadiri peluncuran Aroma Wellness Festival (AWF) bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming di Ndalem Doyoatmajan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/11/2021). Kehadiran Wamenparekaf Angela sebagai upaya untuk mendorong pengembangan Wellness Tourism atau wisata kebugaran di Tanah Air, sebab Kota Solo dipilih menjadi pilot project bersama Yogyakarta dan Bali.

Wamenparekaf Angela mengatakan, Kemenparekraf berkomitmen untuk memaksimalkan potensi wisata kebugaran, terutama dari sisi strategi pemulihan pariwisata Indonesia. Ini dimulai dari pengembangan dengan mempromosikan wisata kebugaran di tiga daerah, yaitu Solo, Yogyakarta dan Bali.

“Semoga ajang promosi wisata kebugaran ini bisa menjadi top of mind bagi wisatawan nusantara hingga wisatawan mancanegara. Tidak hanya tiga daerah tersebut, ke depan masih banyak daerah-daerah lain dan potensi-potensi lainnya yang bisa dikembangkan,” ujar Angela yang juga menjabat Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital dan Kreatif, Jumat (19/11/2021).

Melihat peluang tersebut, Angela menyebut wisata kebugaran menjadi suatu tren yang menjanjikan di masa dan pascpandemi. Hal ini tak lain karena masyarakat kini semakin peduli terhadap kesehatan. Mulai dari kesehatan fisik, mental, emosional, spiritual dan bahkan sosial.

“Isu kesehatan menjadi yang paling banyak diperbincangkan saat ini. Untuk itu, kegiatan ini bisa mendorong pengembangan awareness tentang potensi wisata kebugaran di Indonesia, dan semakin mengukuhkan Kota Solo sebagai the city of Java wellness,” katanya.

Wamenparekaf Angela saat peluncuran Aroma Wellness Festival (AWF). (Foto: ist)
Wamenparekaf Angela saat peluncuran Aroma Wellness Festival (AWF). (Foto: ist)

Diketahui, wellness tourism merupakan wisata minat khusus yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh wisatawan. Di Indonesia, pengembangan pariwisata di sektor kesehatan sebenarnya telah diinisiasi sejak 2012. Harapannya, dapat mewujudkan Indonesia sebagai destinasi Pariwisata Kesehatan Dunia.

“Isu wisata kesehatan menjadi hal yang sangat menjanjikan, pada 2017 diperkirakan bahwa wisata kesehatan global senilai 639 miliar dolar AS dan diperkirakan akan meningkat menjadi 919 miliar dolar AS pada tahun 2022, dan diperkirakan akan menembus angka 1.672 miliar dolar AS di tahun 2030,” ujarnya.

Wamenparekraf Angela juga menjelaskan saat pandemi sudah terlihat peningkatan pencarian di Internet dengan topik “wellness destination”. Di Indonesia pada tahun 2017, menurut riset dari Global Wellness Tourism Economy berada di peringkat ke-17 sebagai destinasi wisata kebugaran. Segmen ini bahkan tercatat mampu menyerap angkatan kerja sebanyak 1,31 juta orang.

“Walaupun menduduki peringkat ke-17, kita tidak boleh berkecil hati, justru ini kita jadikan peluang karena artinya masih ada kesempatan yang sangat besar bagi Indonesia untuk meningkatkan potensi wisata kebugaran secara global dan potensi pertumbuhannya di masa mendatang, terlebih kita memiliki kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang menjadi aset penting bagi wisata kebugaran, seperti produk herbal, jamu, aromaterapi, meditasi, retret, makanan sehat, geothermal, dan masih banyak lagi,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengatakan, wellness touris telah menjadi gaya hidup dan mengubah perilaku masyarakat. Dengan dukungan wisata kebugaran dari Kemenparekraf, Kota Solo bersama dengan Indonesia Wellness Institute (IWI) meluncurkan brand pariwisata Kota Solo, yaitu Solo Wellness City, City of Java Wellness.

“Solo akan menjadi pilot project sebagai Indonesia Wellness City. Saya berharap langkah awal yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan bisa menular bagi kota-kota lain untuk bersama-sama memajukan sektor pariwisata di Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayam Giri Adnyani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizky Handayani, Direktur Wisata Minat Khusus, Kemenparekraf Alexander Reyaan.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut