Di Tengah Pandemi Covid-19, Fakultas Peternakan Unsoed Gelar Yudisium Online

Nani Suherni ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 18:30 WIB
Di Tengah Pandemi Covid-19, Fakultas Peternakan Unsoed Gelar Yudisium Online
Fakultas Peternakan Unsoed Gelar Yudisium Online (Foto: Dok Humas Unsoed)

PURWOKERTO, iNews.id - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto meniadakan aktivitas akademik tatap muka langsung. Pembatasan interaksi fisik antara dosen dan mahasiswa sejauh ini dipandang sebagai metode paling efektif untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Salah satu kegiatan yang melaksanakan work from home yakni Fakultas Peternakan (Fapet) Unsoed. Mereka mengganti dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mengandalkan jaringan internet.

Wakil Dekan (Wadek) bidang Akademik Fapet Unsoed Novie Andri Setianto memaparkan, walaupun di tengah pandemi Covid-19 proses akademik tetap berjalan. Dia menyebutkan, hari ini, Selasa (19/5/2020) Fapet Unsoed melakukan yudisium secara online.

"Dengan memakai aplikasi Google Meet terhadap 22 mahasiswa program S1 Prodi Peternakan. Prosesi yudisium dibuat lebih padat dengan mempertimbangkan aksesibilitas," kata Novie, dalam keterangan tertulis yang diterima iNews, Selasa (19/5/2020).

Beberapa mahasiswa yang menjalani yudisium tersebar di berbagai kota, antara lain  Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Brebes, Cirebon, Klaten, Pekalongan, Tangerang, Pemalang, dan Tanjungkarang. Novie menegaskan, sistem online ini justu bisa membuat orang tua menyaksikan sidang anaknya secara langsung.

"Meskipun terkendala jarak, namun dengan metode daring ini, memungkinkan orang tua mahasiswa di rumahnya masing-masing ikut menyaksikan putra-putrinya yang dilantik (yudisium) menjadi sarjana peternakan," ucapnya.

Dekan Fapet Unsoed Prof Ismoyowati menyampaikan, di tengah keterbatasan, perubahan harus dilakukan. Lulusan perguruan tinggi dituntut untuk mampu beradaptasi agar bisa memberikan prestasi. Saat yudisium,  Wadek Umum dan Keuangan, Wadek Kemahasiswaan dan Alumni, para Ketua Bagian, para Koprodi D3 S1 S2 dan S3 tidak semua hadir fisik. Namun ada beberapa yang bergabung secara online.

Lulusan terbaik saat yudisium, yakni Anindita Rizki Nurfadila dengan IPK 3,91,  asal  Brebes angkatan 2016.


Editor : Nani Suherni