Diajak Transaksi, Bandar Narkoba di Semarang Tak Sadar Mau Ditangkap

Sindonews.com, Angga Rosa ยท Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:20 WIB
Diajak Transaksi, Bandar Narkoba di Semarang Tak Sadar Mau Ditangkap
Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono saat menginterogasi bandar sabu di Mapolres. (Foto/Ist)

SEMARANG, iNews.id - Seorang bandar narkoba di Semarang, Jawa Tengah tak menyangka akan ditangkap saat bertransaksi. Dia diajak bertransaksi oleh polisi yang berpura-pura sebagai pembeli.

Bandar sabu bernama Bero itu ditangkap di Terminal Bawen oleh petugas Satresnarkoba Polres Semarang.

Kapolres Semarang, AKBP Gatot Hendro mengungkapkan, penangkapan Bero berawal dari tertangkapnya dua pengguna sabu yang menjadi langganan Bero.

"Anggota mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan identitas dua orang yang ada di lokasi, yakni Jaya dan Hidayat," kata Gatot di Mapolres Semarang, Sabtu (11/7/2020).

Dari penangkapan Jaya dan Hidayat itu, petugas memeriksa percakapan telepon keduanya dan mendapatkan nama Bero sebagai bandar yang menyuplai sabu.

Bero dipancing bertransaksi melalui telepon seluler. Polisi yang berpura-pura sebagai pembeli sabu sepakat bertemu dengan Bero di Terminal Bawen.

Bero datang ke Terminal Bawen dengan mengendarai mobil Daihatsu Espass. Kemudian polisi menghampiri Bero dan melakukan pemeriksaan identitas dan penggeledahan.

Polisi menemukan barang bukti satu paket kecil sabu dan satu plastik yang berisi tiga paket sabu yang dibungkus plastik klip. Lantas Bero beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka Jaya dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009. Sedangkan tersangka Bero dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar,” ujarnya.


Editor : Reza Yunanto