Disebut Tawarkan PSI Rp1 Miliar Agar Diusung di Pilkada Solo, Purnomo: Tanya Sana Noh

Agregasi Solopos ยท Kamis, 06 Agustus 2020 - 08:52 WIB
Disebut Tawarkan PSI Rp1 Miliar Agar Diusung di Pilkada Solo, Purnomo: Tanya Sana Noh
Penampilan baru Achmad Purnomo, Wakil Wali Kota Solom Sabtu (18/7/2020). (Foto: Solopos/Akhmad Ludiyanto)

SOLO, iNews.id - Achmad Purnomo dan Anung Indro Susanto dikabarkan memberikan Rp1 miliar kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo agar mengusung mereka di Pilkada Solo 2020. Namun, keduanya mengaku tidak pernah mengirim utusan untuk melobi PSI agar mengusung mereka sebagai Cawali-Cawawali Solo di Pilkada 2020.

“Panjenengan (kalian) tanya sana noh, aku sama sekali ndak tahu,” ujar Purnomo, Rabu (5/8/2020) malam.

Tak hanya soal tawaran uang kepada PSI, kader PDIP Solo itu bahkan mengaku tidak tahu ada gerakan politik untuk mengusung dirinya berpasangan dengan Anung Indro Susanto di Pilkada 2020.

Sebagai informasi, Anung yang yang merupakan pensiunan PNS Pemkot Solo pernah menjadi calon wali kota pada Pilkada 2015 lalu melawan pasangan FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo dari PDIP. Dia pun menyarankan wartawan untuk meminta penjelasan lebih jauh kepada pihak yang memberi informasi.

“Saya enggak tahu. Saya malah ndak tahu ada Purnomo-Anung. Ya tanya saja ke Mas Yoga, saya benar-benar ndak mengerti kok,” ujar Purnomo.

Disinggung ihwal sikapnya terhadap praktik politik menawari uang kepada parpol untuk mengusung calon di Pilkada 2020 seperti pengakuan PSI Solo, Purnomo menyatakan tidak setuju. Praktik politik semacam itu dinilai mencederai demokrasi.

“Oh soal seperti itu saya ndak setuju sama sekali,” ucapnya.

Penuturan senada disampaikan Anung Indro Susanto, dia mengaku tidak membentuk tim pendukungan untuk meramaikan bursa cawali-cawawali di Pilkada 2020.

“Saya ndak membentuk tim kok,” katanya.

Anung juga menyatakan tidak mengirim orang atau tim untuk melobi PSI dengan cara menawari sejumlah uang agar mengusung dirinya di Pilkada Solo 2020.

“Oh enggak (tidak mengirim orang). Tapi belum tentu, yang namanya orang-orang dulu yang bergerak, saya juga kurang tahu,” kata Anung.

Anung mengakui sempat ditanya beberapa temannya apakah akan maju kembali di Pilkada Solo 2020. Tapi pertanyaan itu disampaikan kepadanya sudah lama.

“Mereka nanya-nanya. Tapi parpol mana yang mendukung, wong semua ke sana,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua DPD PSI Solo, Antonius Yogo Prabowo, mengaku mendapat tawaran uang hingga Rp1 miliar agar mau menjadi partai mengusung pasangan Purnomo-Anung. Yogo tidak menyebut secara spesifik siapa yang memberikan tawaran tersebut. Dia hanya menyebut mereka itu tokoh-tokoh politik di Kota Solo.

“Menurut kami nilainya fantastis. Sebagai pendatang baru, tanpa underestimate (memandang remeh), kami merasa nilai yang ditawarkan di luar dugaan. Apalagi PSI hanya punya satu kursi di DPRD,” ujar Ketua DPD PSI Solo, Antonius Yogo Prabowo, kepada Solopos.com, Rabu (5/8/2020).

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Purnomo-Anung Bantah Tawarkan Rp1 Miliar Ke PSI Agar Diusung Di Pilkada Solo 2020"


Editor : Nani Suherni