get app
inews
Aa Text
Read Next : Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Bank Mandiri Bantu Petani Kebumen Hindari Gagal Panen

Diserang Hama, Puluhan Hektare Tanaman Padi di Batang Busuk dan Mati

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:06:00 WIB
Diserang Hama, Puluhan Hektare Tanaman Padi di Batang Busuk dan Mati
Serangan hama wereng dan sundep membuat petani di Batang, Jawa Tengah, harus menanam ulang padinya. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

BATANG, iNews.id - Puluhan hektare tanaman padi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terancam puso akibat diserang hama wereng dan sundep. Hama jenis ini mengakibatkan tanaman menguning, busuk dan mati. Upaya penyemprotan dengan pestisida tidak membuahkan hasil, sehingga para petani terpaksa menanam ulang dengan benih baru.

Sejumlah titik di 15 kecamatan di Kabupaten Batang terancam gagal tanam, akibat tanaman padi yang baru berusia satu bulan mulai mengering dan mati.  Ganasnya hama sundep dan wereng yang menyerang daun hingga ke akar tanaman membuat petani harus bekerja dua kali. Para petani hanya bisa mengatasinya dengan terpaksa mengganti tanaman yang mati, dengan benih tanaman padi yang baru.

Salah seorang petani dari Kecamatan Gringsing, Lastari mengatakan, upaya dari petani sudah maksimal yakni dengan menyemprot pestisida. Namun hal tersebut tidak bisa mengatasi hama wereng yang terus menggerogoti tanaman padi di wilayahnya. Sedikitnya terdapat 26 hektar lahan pertanian di sejumlah kecamatan yang terserang hama tersebut.

“Sebenarnya sudah saya semprot, tapi tetap seperti tidak ada obatnya. Terpaksa harus tanam ulang kalau sudah begini. Sudah satu bulan tanaman kami tidak tumbuh-tumbuh karena hama,” kata Lastari saat dijumpai di areal persawahan miliknya, Selasa (17/7/2018).

Petani sudah merogoh modal dua kali, yakni saat tanam pertama dan mengganti tanaman yang rusak. Untuk sekali tanam dalam satu hektarnya menelan biaya hingga Rp6 juta. Jika serangan hama ini terus mengganas, petani akan mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut