Ditegur Ganjar Pranowo, Pedagang Gorengan di Semarang Ini Tetap Cuek

Taufik Budi ยท Rabu, 29 April 2020 - 22:45 WIB
Ditegur Ganjar Pranowo, Pedagang Gorengan di Semarang Ini Tetap Cuek
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegur penjual gorengan di Jalan Brigjen Katamso Kota Semarang karena tidak memakai masker. (Foto: iNews/Taufik Budi)

SEMARANG, iNews.id – Pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Kota Semarang Jawa Tengah memasuki hari ketiga. Namun, kesadaran masyarakat untuk mendukung program itu masih sangat rendah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran corona (Covid-19).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang Ngabuburit bersepeda keliling Kota Semarang, masih menemukan masyarakat berkerumun dan tidak memakai masker.

Ganjar pun langsung turun dan memberikan edukasi. Beberapa orang mengiyakan, namun ada juga yang ngeyel dan tetap tidak peduli meskipun ditegur.

Seperti saat melintas di Jalan Brigjen Katamso Majapahit Pedurungan, ada pedagang gorengan yang dikerumuni pembeli. Dua pedagang yang sedang melayani warga, dengan santai tanpa memakai masker. Beberapa pembeli pun tidak mengenakan masker dan berdesakan mengantre untuk takjil berbuka.

Saat memberikan imbauan dari atas sepeda, pedagang dan para pembeli masih tetap asyik tanpa mengindahkan peringatan.

Ganjar pun langsung balik arah dan mendatangi kembali kerumunan itu. Dengan nada keras, dia meminta pedagang untuk menghentikan sebentar aktivitasnya.

"Bu, mandek sedilut (berhenti sebentar). Bapak Ibu saget dikandani mboten (bisa diomongi tidak), bakule kui mandek sik dodolane, rungokno aku (penjualnya itu berhenti dulu melayani pembeli, dengarkan saya),” kata Ganjar, Rabu (29/4/2020).

Nek Sampeyan ora gelem nganggo masker, ora iso jaga jarak, ora oleh dagang maneh lho (kalau tidak mau pakai masker dan tidak jaga jaran, nanti tidak boleh berjualan," katanya.

Ganjar mengatakan bahwa Kota Semarang telah menerapkan sistem PKM. Dalam sistem itu, ada kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan masyarakat, seperti jaga jarak, pakai masker, dan lainnya.

"Kalau tidak mau mendukung, tidak mau disiplin, nanti semua susah. Saya tidak mau warga saya sakit. Setuju mboten niki (setuju tidak ini). Ini saya kasih masker, dipakai ya," ujar Ganjar sambil berlalu.

Pedagang itu pun akhirnya mematuhi imbauan Ganjar. Dia kemudian memakai masker yang diberikan dan kembali melanjutkan melayani pembeli. "Matur nuwun, pak (terima kasih pak), nanti saya pakai masker terus," ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki