Ditinggal Ibu Sebentar, Balita di Tegal Siram Air Panas ke Tubuhnya hingga Luka Bakar

Yunibar ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 12:00 WIB
Ditinggal Ibu Sebentar, Balita di Tegal Siram Air Panas ke Tubuhnya hingga Luka Bakar
Affan saat ditemui di rumahnya di Tegal, Jateng, Rabu (17/6/2020). Balita tiga tahun ini mengalami luka bakar karena tidak sengaja menyiramkan air panas ke tubuhnya. (Foto: iNews/Yunibar)

TEGAL, iNews.id – Kejadian ini menjadi pelajaran bagi orang tua agar lebih berhati-hati mengawasi anaknya. Seorang balita laki laki berusia tiga tahun di Desa Bumijawa, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), mengalami luka bakar di wajah dan tubuh karena tidak sengaja menyiramkan air panas ke badannya.

Balita bernama Affan Alghani, anak kedua dari Nur Khasanah ini mengalami luka bakar 30 persen. Hingga kini, luka bakar itu masih terlihat di bagian wajah dan punggung.

Peristiwa pilu tersebut terjadi pada Rabu pekan lalu (10/6/2020). Saat itu, sang ibu Nur Khasanah merebus air untuk memandikan Affan pagi hari. Selesai memandikan putranya, Nur Khasanah mengambil handuk sebentar. Nur Khasanah menyisakan satu gayung air panas.

“Kejadiannya sekitar setengah 8 pagi. Si Affan ini udah mandi, udah sabunan. Trus ibunya itu ambil handuk,” kata kakek korban, Sukardo, saat ditemui Rabu (17/6/2020).

Nahas, baru sebentar ditinggal ibunya yang mengambil handuk, Affan langsung berdiri dan mengambil air panas yang ada di gayung. Ketidaktahuannya membuat Affan spontan menyiramkan air panas ke tubuhnya.

“Affan berdiri, ambil air yang panas, langsung siram sendiri,” kata Sukardo.

Seketika Affan pun menangis histeris. Ibunya pun kaget dan syok. Sedianya, air yang ada di gayung tersebut akan dicampur dengan air dingin untuk membilas Affan terakhir kali.

Bocah yang baru ditinggal bapaknya tiga bulan lalu itu pun mengalami luka bakar pada bagian kepala, dada, serta punggungnya. Beruntung, setelah mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan, lukanya kini berangsur-angsur pulih. Namun, Affan masih sering menangis saat diobati karena merasakan perih di luka bakarnya.

Awalnya pihak puskesmas sempat menyarankan agar Affan untuk dirawat inap. Namun karena ibunya harus menjaga adik Affan yang berusia tiga bulan, akhirnya rawat inap tidak dilakukan.

Kini, luka Affan berangsung pulih. Bahkan hasil konsultasi dengan dokter spesialis kulit mengatakan Affan tidak perlu melakukan operasi kulit. Luka bakar yang dialaminya akibat tersiram air panas tidak sampai mengakibatkan jaringan kulit mati.

“Sampai sekarang hanya obat jalan, nanti mau kontrol lagi. Lukanya sudah kering, dia tidak rewel lagi. Tapi kalau sedang diobatin, dia masih rewel karena trauma,” kata Sukardo.


Editor : Maria Christina