Ditinggal Pergi, Rumah Semi Permanen di Kendal Ludes Terbakar

Eddie Prayitno ยท Rabu, 25 Juli 2018 - 22:47 WIB
Ditinggal Pergi, Rumah Semi Permanen di Kendal Ludes Terbakar
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang menghanguskan sebuah rumah di Desa Tlahab, Kendal, Rabu (25/7/2018). (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id – Sebuah rumah semi permanen di Desa Tlahab, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, ludes terbakar, Rabu (25/7/2018) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun diperkirakan kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah milik Toha Masrur itu. Namun, dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek di belakang rumah berbahan kayu itu. Kobaran api sempat membuat warga sekitar panik, karena rumah yang ditinggal pergi pemiliknya ini berisi bahan yang mudah terbakar.

Upaya warga memadamkan api dengan alat seadanya tidak membuahkan hasil karena api terus membesar akibat kecangnya embusan angin. Tiga mobil pemdam kebakaran milik Pemkab Kendal yang dikerahkan untuk memadamkan api sempat kesulitan masuk ke lokasi kebakaran karena terhalang warga yang melihat kejadian itu.

Menurut salah seorang warga, Suwardi, api pertama kali muncul dari bagian dapur rumah korban. Saat kejadian, kondisi rumah sepi karena ditinggal keluar penghuninya. “Yang punya rumah sedang pergi. Tiba-tiba muncul api dari belakang dan langsung membesar,” katanya.

Kobaran api dengan cepat merambat ke bagian lainnya karena bangunan rumah tersebut sebagian besar terbuat dari kayu. “Di dalam rumah juga banyak pakaian karena rumah ini sekaligus dijadikan gudang pakaian dan alat tulis,” katanya.

Petugas Damkar Pemkab Kendal, Boby mengatakan, api berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama satu jam. “Kami kerahkan tiga unit mobil damkar dari Weleri dan Kendal,” tandasnya.

Kasus kebakaran rumah tersebut kini ditangani petugas Polres Kendal. Polisi yang datang ke lokasi kejadian memasang garis polisi dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran.


Editor : Kastolani Marzuki