Ditinggal Teman saat Gowes Sepeda, Bocah Ini Tersesat Sampai ke Solo

Agregasi Solopos ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 14:58 WIB
Ditinggal Teman saat Gowes Sepeda, Bocah Ini Tersesat Sampai ke Solo
Bocah perempuan 10 tahun asal Weru, Sukoharjo, EJ, dipeluk keluarganya di Mapolsek Serengan, Solo, Selasa (23/6/2020). (Foto: Instagram/@polrestasurakarta)

SOLO, iNews.id – Bocah perempuan berinisial EJ (10) asal Weru, Sukoharjo, ditemukan warga di kawasan Notosuman, Serengan Solo, Selasa (23/6/2020). Dia diketahui tersesat setelah bersepeda sendirian dari Weru sampai ke Kota Solo.

EJ lantas dibawa ke Polsek Serengan untuk diamankan sembari menunggu keluarganya. Saat itu EJ dalam kondisi kebingungan dan trauma lantaran tersesat di wilayah Notosuman, Serengan, Solo.

Reserse Kriminal, Polsek Serengan Briptu Ajeng Novita Dewi, Bamin menceritakan, semula EJ sangat kebingungan dan ketakutan saat diajak berinteraksi. Kepada Ajeng, EJ mengaku hanya ingin bermain dengan teman-temannya yang sedang libur sekolah.

"Ketika sudah merasa nyaman, EJ mulai bercerita. Dia menceritakan semula berpamitan kepada neneknya untuk bersepeda di sekitar rumah. Namun, di jalan EJ bertemu teman-temannya lalu bersepeda bersama," kata Ajeng, Rabu (24/6/2020).

Dia menjelaskan, EJ tidak menyebut secara pasti jumlah teman-temannya saat bersepeda. EJ hanya menyebut bersepeda bersama teman-temannya sampai ke daerah Solo Baru.

Lalu, di kawasan Solo Baru, teman-teman EJ menyampaikan untuk berhenti sejenak dan memintanya menunggu sebentar. Namun, teman-teman EJ itu tak kunjung kembali. Akhirnya, bocah asal Weru yang ditinggal sendirian mengayuh sepedanya sampai tersesat di kawasan Notosuman, Solo.

Ajeng mengatakan orang tua EJ berasal dari Kabupaten Klaten. Saat itu, EJ sedang berada di kediaman neneknya di Weru, Sukoharjo.

"Katanya sudah sebulan EJ tinggal di Weru. Jadi setelah diumumkan lewat IG Polresta, langsung banyak yang merespons termasuk keluarga EJ dari Klaten. Kurang dari 60 menit EJ dijemput keluarganya," katanya.

Kapolsek Serengan Solo, AKP Suwanto menjelaskan, semula ada dua orang melaporkan melihat seorang anak sedang kebingungan dan menangis di Notosuman. Mendengar laporan itu dia menerjunkan anak buahnya menjemput bocah Weru yang tersesat di Solo itu.

"Saya yang menerima langsung laporan itu. Saya minta anggota berpakaian preman menjemput EJ agar tidak takut. Lalu, dibantu Humas Polresta mengumumkan EJ lewat media sosial," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Bocah Weru Sukoharjo Tersesat Di Solo: Pamit Ke Nenek Gowes Bareng Teman Di Sekitar Rumah"


Editor : Nani Suherni