Ditolak Ganti Nama, Anak di Sragen Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas

Ary Wahyu Wibowo ยท Kamis, 02 Januari 2020 - 17:00 WIB
Ditolak Ganti Nama, Anak di Sragen Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas
Kasus pembunuhan anak terhadap ibu kandung terjadi di Sragen. (Foto: ilustrasi)

SRAGEN, iNews.id – Anak durhaka. Kalimat itu pantas disandangkan kepada Hend (35) warga Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Tanpa rasa bersalah, Hend tega membunuh ibu kandung yang telah melahirkan dan merawatnya, Daliyem (55), Kamis (2/1/2020).

Peristiwa tragis itu sontak menggegerkan warga. Mereka tak menyangka pelaku tega berbuat keji terhadap ibu kandungnya.

Diperoleh informasi, peristiwa mengenaskan itu berawal saat pelaku bermaksud mengganti nama yang diberikan orang tuanya. Pelaku menilai nama pemberian orang tuanya ssaat lahir tidak menarik. Pelaku kemudian mengutarakan niat mengganti nama ke ibunya, Rabu (1/1/2020).

Namun, permintaan itu ditolak sang ibu hingga membuat Hend kecewa. Pelaku kemudian berbuat nekat dengan menganiaya ibunya hingga tewas.

Kasus tersebut kemudian diketahui ayahnya, Sadiyo (60). Suami korban yang juga ayah pelaku, berteriak histeris melihat istrinya tewas mengenaskan di tempat tidur.

BACA JUGA:

Biadab, Anak Bunuh Ibu Kandung Pakai Bendo Berkarat di Banjarnegara

Tak Bisa Berenang, Pemuda asal Grobogan Tewas Tenggelam di Embung Pungkruk Sragen

Teriakan minto tolong Sadiyo mengundang keluarga dan tetangga datang. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit (RS) guna mendapatkan pertolongan medis. Namun korban ternyata sudah meninggal dunia.

"Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga Hend yang tak lain adalah anak korban sendiri. Saat ini pelaku sudah diamankan,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Suharno dikutip SINDOnews.

Menurut pihak keluarga korban, kata dia, pelaku memiliki riyawat gangguan kejiwaan dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Untuk itu, polisi akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku. “Nanti akan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk diobservasi,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki