Doa Akhir Ramadan yang Dibaca Rasulullah Saw agar Bisa Kembali Bertemu Tahun Depan

Kastolani · Sabtu, 23 Mei 2020 - 13:07 WIB
Doa Akhir Ramadan yang Dibaca Rasulullah Saw agar Bisa Kembali Bertemu Tahun Depan
Petugas memantau hilal akhir Ramadan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Bulan Ramadan dalam hitungan jam akan pergi meninggalkan umat Islam. Hari ini, Sabtu (23/5/2020) merupakan hari terakhir bagi Muslim menjalankan ibadah puasa.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan melalui sidang isbat 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh hari Minggu (24/5/2020).
Karena itu, di akhir Ramadan ini umat Islam dianjurkan membaca doa seperti yang diajarkan Rasulullah Saw.

Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ayang Utriza Yakin membagikadoa akhir Bulan Ramadan.

Dikutip dari akun Twitter-nya, @Ayang_Utriza menyebutkan
ulama mengajarkan membaca doa di hari akhir Ramadan.

"Mari kita berdoa di penghung Ramadan ini: hari terakhir & malam terakhir bulan yg di dalamnya semua doa dikabulkan & semua permintaaan diberikan," tulis Ayang, Sabtu (23/5/2020).

Berikut doa akhir Ramadan:

*أَللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا*

Allaahumm laa taj’alhu aakhirol ‘ahdi min shiyaaminaa iyyaahu, fa’in ja’altahu faj’alnii marhuuman, wa laa taj’alnii mahruuman.

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan bulan Ramadan ini Bulan Ramadan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadan terakhir bagiku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan jangan jadikan aku orang yang Engkau murkai."

Selain doa di atas, muslim juga perlu mengamalkan doa berikut di akhir Ramadan agar amal ibadah puasanya diterima Allah SWT.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَ الْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالأُصُوْلِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ‏

Allahummaj’al shiyamii fiihi bisysyukri wal qabuuli ‘alaa maa tardhaahur Wayardlaahurrasuulu muhkamatan furuu’uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinaa muhammadin wa aalihit Al-Thaahiriin wal hamdu lillahi rabbil’aalamin.

Artinya, ”Ya Allah, terimalah puasaku di bulan ini dengan rasa syukur. Jadikanlah puasaku ini mendatangkan keridhaan-Mu dan keridhaan para Rasul-Mu. Engkau kuatkanlah furu (cabang-cabang)-nya dan ushul (pokok-pokok)-nya. Demi kebenaran junjungan kami Muhammad saw beserta keluarganya yang suci. Segala puji bagi-Mu ya Allah,Tuhan semesta alam”.

، اللهم انك عفو كريم تحب العفو فاعف عنا يا كريم

Allaahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anna/Anni yaa kariim.

Artinya: Ya Tuhanku, sesungguhnya Engakau Dzat Maha Pengampun, dan menyukai memberikan pengampunan kepada hamban-Nya, maka ampunilah kesalahan kami. Wahai Zat Yangmaha Mulia".

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَـقَـبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَا مَنَا وَرُكُوْ عَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّ عَنَا وَتَخَشُّوْ عَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَ نَا يَا اَلله يَا رَبَّ الْعَا لَمِيْنَ

Allahumma rabbana taqabbal minna shalatana wa shiyamana wa ruku’ana wa sujudana wa qu’udana wa tadharru’ana wa takhasysyu’ana wa ta’abbudana wa tammim taqshirana ya Allah ya rabbal alamin.

“Ya Allah, terimalah shalat kami, puasa kami, rukuk kami, sujud kami, duduk rebah kami, kerendahdirian kami, kekhusyukan kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama kami menunaikan shalat Ya Allah, Tuhan seru sekalian alam.”

Wallahu A'lam.


Editor : Kastolani Marzuki