Doa Sholat Dhuha Beserta Bacaan Niat dan Keutamaannya

Kastolani · Kamis, 26 Maret 2020 - 05:30 WIB
Doa Sholat Dhuha Beserta Bacaan Niat dan Keutamaannya
Sholat dhuha sangat dianjurkan dilakukan tiap muslim yang ingin dilapangkan rezeki. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW kepada umatnya. Sholat yang dikerjakan pada pagi hari antara pukul 07.00-10.00 WIB ini memiliki banyak keutamaan bagi yang menjalankannya seperti yang termaktub dalam Alquran maupun hadis.

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

Dalam kitab fasholatan karya KH R Asnawi Kudus disebutkan, salat duha minimal dikerjakan dua rakaat dan lebih utama delapan rakaat.

Bacaan Niat Salat Duha:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Usholli sunnata duha rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya, "Aku menyengaja salat sunah duha dua rakaat karena Allah SWT.

Setelah membaca Al Fatihah, dianjurkan membaca Surat Al A'la di rakaat pertama dan surat Ad Dhuha di rakat kedua atau Surat Al Kaafirun di rakaat pertama dan Al Ikhlas di rakaat kedua.

Selesai sholat dianjurkan untuk membaca istighfar dan tasbih. Setelah itu dilanjutkan dengan doa.

Berikut doa sholat Duha:

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innad dhuha a dhuhauka, wal baha a baha uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal 'ismata 'ismatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta 'ibadakas sholihin".

Artinya: "Ya Allah, sungguh dhuha ini adalah dhuha-Mu, keagungan ini adalah keagungan-Mu, keindahan ini adalah keindahan-Mu, kekuatan ini adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan ini adalah penjagaan-Mu. Wahai Tuhanku, jika rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah. Jika berada di dalam bumi, maka keluarkanlah. Jika sukar atau dipersulit (kudapat), mudahkanlah. Jika (tercampur tanpa sengaja dengan yang) haram, sucikanlah. Jika jauh, dekatkanlah dengan hak duha, keelokan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada para hamba-Mu yang saleh".

Sholat dhuha ini banyak memiliki keutamaan bagi yang menjalankannya. Berikut empat keistimewaan sholat dhuha:

1. Ampunan dosa

Imam at Tirmidzi dan Ibnu Majah dalam riwayatnya menjelaskan bahwa orang yang membiasakan salat duha dosanya akan diampuni oleh Allah SWT, meskipun dosa tersebut sebanyak buih di lautan.

Rasulullah bersabda:
Siapa yang membiasakan (menjaga) shalat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

2. Terhindar dari Sifat Lalai

Setiap orang tentu tidak ingin dianggap sebagai orang lengah ataupun lalai dalam hal mencari rahmat Tuhan. Salah satu cara agar terhindar dari sifat lalai adalah mengerjakan salat duha.
Rasulullah bersabda: Orang yang mengerjakan salat duha tidak termasuk orang lalai,” (HR Al-Baihaqi dan An-Nasa’i).

3. Sedekah bagi Tubuh

Menjalankan sholat dhuha juga menjadi sedekah bagi yang melaksanakannya. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw.
"Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua raka’at,” (HR Muslim).

4. Membuka Pintu Rezeki

Menjalankan salat dhuha rutin dapat membuka pintu rezeki dan membuat hati lapang.

Wallahu A'lam Bissawab.


Editor : Kastolani Marzuki