Doa Tolak Bala agar Terhindar Bencana dan Wabah Penyakit

Kastolani · Kamis, 05 Maret 2020 - 09:30:00 WIB
Doa Tolak Bala agar Terhindar Bencana dan Wabah Penyakit
Berdoa merupakan ibadah yang harus selalu dilakukan umat Islam. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Doa merupakan intisari dalam ibadah. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW: "Doa itu ibadah dan Tiada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan,".

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW pernah bersabda:“Barang siapa yang keburukannya ingin disembunyikan oleh Allah ketika ia ditimpa masalah dan malapetaka maka banyaklah berdo’a dengan penuh sungguh-sungguh” (H.R. Turmudzi).

Saat ini, hampir seluruh warga di berbagai negara dibuat cemas dengan kasus penyakit virus korona. Penyakit yang awalnya mewabah di Wuhan, China itu sudah menewaskan ribuan orang.

Kasus penyakit itu kini mulai muncul di Indonesia. Sebagai Muslim, tentu perlu waspada namun tidak perlu panik. Yang perlu dilakukan Muslim yakni terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan serta banyak berdoa memohon keselamatan kepada Allah SWT.

Berkaitan dengan musibah itu, PBNU menginstruksikan warga Nahdliyin dan para pengurus di daerah dan pondok pesantren untuk membaca doa qunut nazilah dan doa tolak bala agar bangsa Indonesia terhindar dari musibah dan bencana.

Salah satu doa yang perlu dipanjatkan dan dibaca yakni doa tolak bala. Berikut bacaannya:

Allaahumma inna nasta‘iinuka wa nastaghfiruka, wa nastahdiika wa nu’minu bik wa natawakkalu 'alaik, wa nutsnii alaikal khaira kullahu nasykuruka wa laa nakfuruk, wa nakhla‘u wa natruku man yafjuruk. Allaahumma iyyaaka na‘budu, wa laka nushallii wa nasjud, wa ilaika nas‘aa wa nahfid, narjuu rahmataka wa nakhsyaa adzaabak, inna adzaabakal jidda bil kuffaari mulhaq.

Allahumadfa' 'annal balaa a wal wabaa a, wal fakhsyaa a wasyadaaida wal Fitriana wal mihana mas dhoharo wamaa bathon 'an bilaadina indonesia wa saaairil buldani yaa rabbal 'alamiin. Washolallahu 'ala sayyidina muhammdin nabiyyil ummiyi wa ' ala aliihi washohbihi wa sallim."

Artinya: “Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjuk-Mu, beriman kepada-Mu, bertawakkal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikan-Mu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu. Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan shalat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengaharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.”

Ya Allah hindarkanlah kami dari bencana, bala', malapetaka, kekejian, kemungkaran, silang sengketa, serta kekejaman dan peperangan, (baik) yang tampak (maupun) yang tersembunyi di negeri kami khususnya dan negeri-negeri kaum muslimin pada umumnya. Sesungguhnya Engkau Maha-kuasa atas segala sesuatu.

Wallahu A'lam Bishshawab

Editor : Kastolani Marzuki