Emak-emak Ini Tak Kenal Lelah Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Pekalongan
PEKALONGAN, iNews.id - Bencana banjir di Pekalongan mengundang keprihatinan semua pihak. Tak hanya lembaga resmi pemerintah yang terjun membantu, para ibu rumah tangga juga ambil bagian membantu korban banjir.
Seperti yang dilakukan puluhan ibu- ibu dari Kelurahan Pekuncen, Wiradesa, Pekalongan yang rela menyisihkan uang belanja keluarga mereka kemudian membeli berbagai kebutuhan seperti mie instan, telor, beras dan minyak goreng.
Kebutuhan pokok ini kemudian disalurkan langsung ke lokasi terdampak banjir yang parah. Mereka bersemangat menerobos genangan air setinggi setengah hingga hampir satu meter.
“Kami menyambut baik aksi ibu- ibu ini dan berharap agar banjir bisa segera surut agar bisa kembali aktivitas normal,” kata Suliyah, warga terdampak banjir, Minggu (14/2/2021).
Banjir saat ini merendam di tiga kecamatan di Kota Pekalongan yaitu Pekalongan Barat, Pekalongan Utara dan Pekalongan Timur yang mencakup16 kelurahan.
Sementara banjir di Kabupaten Pekalongan Banjir menggenang di Kecamatan Tirto, Kecamatan Wiradesa, Kecamatan Wonokerto. Ada sekitar 20 ribu jiwa terdampak banjir.
“Jumlah pengungsi di kota dan kabupaten Pekalongan total ada lebih dari 4.000 jiwa tersebar di puluhan titik . Sedangkan di Kota Pekalongan ada sekitar 2.500 jiwa mengungsi di stadion Kraton. aula kecamatan, masjid, mushala, sekolah, aula kelurahan dan beberapa tempat lain,” kata Koordinator Ibu-ibu PKK, Turiyah.
Sementara, di Kabupaten Pekalongan ada sekitar 1.500 jiwa mengungsi di beberapa lokasi diantaranya di masjid Dupantex, SD Muhammadiyah Bener, masjid aula Kecamatan Wiradesa serta sejumlah tempat lain dan juga rumah warga yang tidak kebanjiran.
Editor: Ahmad Antoni