Ganjar Pranowo Minta Bupati dan Wali Kota Siapkan Pemakaman Khusus Covid-19

Antara ยท Sabtu, 18 April 2020 - 18:30 WIB
Ganjar Pranowo Minta Bupati dan Wali Kota Siapkan Pemakaman Khusus Covid-19
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: iNews/Wisni Wardhana)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah menyediakan tempat pemakaman khusus bagi jenazah Covid-19. Permintaan itu untuk mengantisipasi terulangnya penolakan jenazah seperti yang terjadi di salah satu wilayah.

"Perlu ketersediaan lahan untuk jenazah korban akibat Covid-19, termasuk tenaga kesehatan yang meninggal dunia," kata Ganjar di Semarang, Sabtu (18/4/2020).

Permintaan Ganjar tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur Jateng Nomor 443.5/0007521 tertanggal 17 April 2020 yang bertujuan untuk memastikan kesediaan lahan pemakaman bagi jenazah korban Covid-19.

Dalam surat edaran itu, Gubernur Jateng mendesak bupati/wali kota untuk mengambil langkah strategis menyediakan tanah pemakaman korban Covid-19 dengan mempertimbangkan kondisi mendesak.

Penyediaan lahan dengan mengoptimalkan penggunaan aset tanah milik pemerintah kabupaten/kota sesuai ketentuan yang berlaku.

Aturan dimaksud di antaranya, Peraturan Pemerintah 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah, Permendagri 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Berikutnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan, dan Perpres Nomor 71 Tahun 2012, tentang Penyelenggaraan Tanah bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum Perubahannya.

Pengadaan tanah untuk pemakaman itu, juga berpedoman pada Pasal 60 tahun 2013, terkait teknis pelaksanaan persiapan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dan yang terakhir adalah Pasal 49 Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012.

"Hal tersebut agar tidak terulang kembali timbulnya kekhawatiran warga masyarakat terhadap penularan COVID-19 yang berujung pada penolakan pemakaman jenazah korban virus dimaksud," ujar Ganjar.


Editor : Reza Yunanto