Gara-Gara PKL, Bupati Kendal Punguti Sampah di Alun-Alun Kota

Eddie Prayitno ยท Selasa, 18 Desember 2018 - 16:42 WIB
Gara-Gara PKL, Bupati Kendal Punguti Sampah di Alun-Alun Kota
Bupati Kendal Mirna Annisa memunguti sampah di alun-alun kota. (Foto: iNews/Eddie Prayitno).

KENDAL, iNews.id - Risih dengan kondisi alun-alun Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) yang bau dan kumuh penuh sampah, Bupati Mirna Annisa turun tangan langsung memungut sampah di sana. Para pedagang kaki lima (PKL) yang tak menjaga kebersihan nantinya akan ditertibkan petugas.

Pada Selasa (18/12/2018) siang, Bupati Mirna melakukan inspeksi dadakan (sidak) di sekitar alun-alun kota. Dia mengaku kaget karena kawasan tersebut terlihat kotor dan penuh sampah berserakan.

"Prihatin kalau begini, lingkungan yang harusnya tampak cantik malah kelihatan seperti ini (kotor)," kata Mirna kepada iNews saat sidak di alun-alun kota Kabupaten Kendal, Jateng.

Pantauan di lapangan, banyak sampah plastik dan puntung rokok berserakan di sekitar alun-alun. Melihat kondisi itu, Bupati Mirna kemudian memungut sendiri sampah-sampah tersebut.

Warga yang berkunjung di sana pun mengaku, bau tak sedap selalu muncul tiap pagi hari saat PKL menjajakan dagangannya. Sebab, tumpukan sampah di sekitar alun-alun sudah dianggap kelewatan.

"Kesadaran ini harus dibangun bersama. Jangan cuma salahkan satu pihak saja, karena baik petugas kebersihan, PKL dan masyarakat harus bisa menjaga kebersihan bersama," kata dia.

Bupati Mirna berencana akan kembali menertibkan para PKL yang biasa berjualan di alun-alun. Ke depan, akan ada peraturan mengenai penataan PKL dan jam mereka berdagang. Termasuk, apa yang menjadi kewajiban mereka.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal tak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas, bahkan denda kepada PKL dan pengunjung alun-alun yang memang kedapatan membuang sampah sembarangan.

"Buat apa dibangun infrastruktur (percantik taman) kalau kebersihan saja tidak bisa dijaga. Dengan peraturan ini, mudah-mudahan tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan," ujar dia.

Seorang warga, Jompi mengatakan, memang di alun-alun ini suka terlihat kotor saat PKL berjualan. Mereka sering membuang sampah sembarangan, sehingga menimbulkan bau tak sedap.

"Itu PKL itu yang bikin kotor. Padahal ini (alun-alun) tempat strategis," kata Jompi.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal