Gasak 50 Motor, Polisi Sleman Hadiahi Pencuri Ini Timah Panas

Kuntadi ยท Senin, 20 Januari 2020 - 14:15 WIB
Gasak 50 Motor, Polisi Sleman Hadiahi Pencuri Ini Timah Panas
Pelaku pencurian motor S duduk di kursi roda, di Mapolres Sleman, DIY, Senin (20/1/2020). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id - Dua warga Desa Kalikajar, Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng) berinisial S (44) dan R (32) diamankan petugas Reskrim Polres Sleman. Keduanya ditangkap karena mencuri sepeda motor di wilayah Tempel, Sleman pada 17 Januari lalu.

Pelaku S merupakan residivis yang sudah 50 kali melakukan pencurian motor. Polisi terpaksa melumpuhkan S dengan timah panas di bagian kaki karena melawan saat ditangkap.

"Mereka merupakan spesialis rumah kosong dengan sasaran sepeda motor. Dalam aksinya menggunakan kunci T," kata Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Rudy Prabowo, di Mapolres Sleman, Senin (20/1/2020).

BACA JUGA: Harga Ayam Terus Anjlok, Peternak di Jateng Berencana Demo

Kedua tersangka ditangkap setelah mencuri di rumah Wiwin Budi, warga Tempel, Sleman, pada 17 Januari lalu. Mereka beroperasi pada dini hari dengan membobol pintu gembok garasi dan mengambil sepeda motor yang terparkir.

"Hanya butuh beberapa menit untuk mengambil sepeda motor," ujarnya.

Dari laporan korban, S diamankan saat melintas di Jalan Magelang selang beberapa jam. Sementara rekannya R ditangkap di rumahnya di Wonosobo.

Dari pemeriksaan, tersangka S mengaku sudah 50 kali melakukan pencurian. Dia empat kali menjadi narapidana kemudian ditahan di Lapas Banjarnegara dan Magelang karena kasus serupa.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Singgung Posisi Aman saat Lantik 11 Pejabat di Pemprov Jateng 

"Sejak 2004, S sudah mencuri 50 kali dan empat kali dipidana," ucapnya.

Tersangka S mengaku mencuri karena alasan ekonomi. Setiap motor yang dia curi dijual Rp1 sampai dengan Rp1,5 juta.

"Uangnya habis untuk makan. Kami jual sekitar Rp1 juta," kata S.

Atas perbuatannya kedua pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun kurungan penjara.


Editor : Nani Suherni