Gerombolan Begal Motor di Kendal Ditangkap, Pelaku Tak Segan Aniaya Korban

Eddie Prayitno ยท Selasa, 06 Oktober 2020 - 12:12:00 WIB
Gerombolan Begal Motor di Kendal Ditangkap, Pelaku Tak Segan Aniaya Korban
Gelar perkara kasus begal sadis di Kendal, Jateng (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Gerombolan begal motor yang beraksi di wilayah Kendal, Jawa Tengah (Jateng) diamankan jajaran Reskrim Polres Kendal. Sebanyak dua kelompok begal dengan sembilan orang ini beraksi di lokasi berbeda.

Para begal ini mengincar remaja yang nongkrong di pinggir jalan. Dalam setiap aksinya, gerombolan begal ini membawa senjata tajam dan tidak segan menganiayaan korban. Kelompok begal yang diamankan ini biasa beraksi di wilayah Boja dan Patebon.

Modus kedua gerombolan begal ini sama, yakni berpesta miras terlebih dahulu sebelum melakukan aksinya. Usai mabuk dengan mengendarai sepeda motor, mereka mencari korban dengan menyusuri jalan protokol.

Wakapolres Kendal Kompol Sumiarta mengatakan, pelaku mencari korban remaja yang sedang duduk-duduk dipinggir jalan. Kemudian pelaku mengampiri korbannya dan langsung mengancam menggunakan senjata tajam yang dibawa.

"Jadi mereka itu bergerombol dengan mengendarai empat unit sepeda motor, saling berbocengan, kemudian menyerang orang yang sedang nongkrong di depan SPBU Jambi Arum," ucapnya, Selasa (6/10/2020).

Tidak hanya mengancam, pelaku juga tega menganiaya korban yang tidak sempat kabur. Sementara pelaku lainnya mengambil barang berharga korban yang tertinggal seperti telepon genggam dan sepeda motor.

"Saat itu ada dua korban yang dianiaya, satu korban berhasil kabur, sementara satu lainnya dianiaya dan motornya diambil," katanya.

Sembilan gerombolan begal yang ditangkap yakni Dimas Wahyu Prasetyo, Anang Adi Saputra, Aditya Dimas, Ibnu Choliq, Bagus Admaja, Nuryanto, Arif Absor, Erwin Soni dan seorang pelajar berinisial KH.

Salah satu pelaku begal mengatakan Ibnu Choliq mengaku dia teman-temannya saat itu dalam kondisi mabuk. Kemudian mencari pemuda yang nongkrong.

"Setelah (korban) dibacok, motor diambil," ucap tersangka Ibnu Choliq.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni senjata tajam dan sepeda motor beserta surat kendaraan diamankan. Pelaku bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.


Editor : Nani Suherni