Gunung Merapi Kembali Meletus Minggu Dini Hari

Kuntadi ยท Minggu, 29 Maret 2020 - 01:48 WIB
Gunung Merapi Kembali Meletus Minggu Dini Hari
Gunung Merapi kembali meletus Minggu dini hari (29/3/2020), pukul 00.15 WIB. (Foto: BPPTKG)

JAKARTA, iNews.id - Baru Sabtu malam (28/3/2020) Gunung Merapi erupsi, gunung di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu kembali meletus Minggu dini hari (29/3/2020). Saat erupsi pukul 00.15 WIB tadi, tinggi kolom teramati 1.500 meter atau 1,5 kilometer.

“Erupsi terekam di seismogram dengan amplituto 40 mm dan durasi 150 detik. Teramati tinggi kolom erupsi 1.500 meter. Arah angin saat erupsi ke Barat,” cuit Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam akun Twitter yang dipantau iNews.id, Minggu dini hari.

Sebelumnya pada Sabtu malam pukul 19.25 WIB, Gunung Merapi erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 3.000 meter atau 3 km di atas puncak (± 5.968 meter di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 75 mm dan durasi sekitar 4 menit 3 detik.

Sabtu pagi, Gunung Merapi juga erupsi dengan tinggi kolom mencapai 2.000 meter dari puncak. Letusan Gunung Merapi yang terekam di seismogram pada pukul 05.21 WIB itu memiliki durasi 180 detik dengan amplitudo 50 mm. Sementara arah angin saat terjadi letusan ke Barat.

Saat ini Gunung Merapi berada pada Status Level II atau Waspada. BPPTKG menyebutkan, potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif.

Karena itu, BMKG merekomendasikan agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. Masyarakat juga perlu mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awan panas maupun letusan eksplosif.

“Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi,” kata BPPTKG dalam siaran persnya.


Editor : Maria Christina