Hari Pertama PSBB di Tegal Banyak Pelanggaran, Warga Terobos Barikade Beton
TEGAL, iNews.id - Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tegal Jawa Tengah diwarnai banyak pelanggaran, Kamis (23/4/2020).
Ratusan warga yang menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi nekat menerobos barikade beton yang telah ditutup Pemkot Tegal. Selain itu, sejumlah warga yang masuk pos pemeriksaan kesehatan banyak yang belum mengindahkan aturan PSBB.
Pantauan iNews, aktivitas warga Kamis pagi masih bebas seperti hari biasa sebelum pemberlakuan PSBB. Barikade beton yang dipasang di beberapa titik nekat disingkirkan warga yang akan berbelanja kebutuhan puasa Ramadan.
Mereka juga terkesan kucing-kucingan dengan petugas. Jika petugas lengah, mereka membuka barkade beton. Melihat itu, petugas bergegas dan menutup kembali barikade beton tersebut.
Pemandangan itu seperti terlihat di Jalan Sultan Agung. Warga tampak antre bergantian dengan pengendara motor lain dari arah berlawanan untuk menerobos barikade beton.
Sejumlah warga mengaku aktivitas mereka terganggu dengan banyaknya penutupan jalan, apalagi hanya ada satu check point atau satu pintu masuk yakni di Jalan Proklamasi untuk pemeriksaan kesehatan.
“Repot kalau harus putar jalan. Soalnya jauh banget dan makan waktu. Makanya banyak yang nekat terobos barikade beton ini,” kata warga Tegal, Slamet.
Sementara di check point di Jalan Proklamasi masih banyak ditemukan warga yang tak mengindahkan peraturan PSBB. Di antaranya mobil pribadi yang mengangkut penumpang di sebelah sopir, angkot membawa banyak penumpang dan sepeda motor yang mengangkut penumpang.
Pos pengawasan check point di Jalan Proklamasi juga tidak dijaga petugas melainkan relawan dari ormas. Di check point ini, juga merupakan puntu masuk dan keluar angkutan sembako, paket dan BBM.
Dalam PSBB itu, Pemkot Tegal menutup jalan dengan barikade beton di lebih dari 49 titik akses masuk.
Editor: Kastolani Marzuki