Heboh, Warga Klaten Bongkar Makam Gegara Tali Pocong Jenazah Lupa Dilepas

Saeful Efendi ยท Kamis, 22 Juli 2021 - 12:55:00 WIB
Heboh, Warga Klaten Bongkar Makam Gegara Tali Pocong Jenazah Lupa Dilepas
relawan disaksikan polisi membongkar makam karena tali pocong jenazah lupa dilepas. (foto tim relawan)

KLATEN, iNews.id - Peristiwa menghebohkan terjadi di Desa Bulusan. Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten. Itu setelah tali pocong jenazah warga berinisial W (50 ) lupa dilepas saat dimakamkan. 

Akibatnya keluarga bersama warga dibantu tim relawan Rekad Karangdowo disaksikan petugas Polsek Karangdowo terpaksa membongkar makam tersebut untuk melepaskan tali pocong.

Kades Bulusan, Heri Purwoko mengatakan  memang keluarga dan warga sempat membongkar makam pada Minggu 18 juli 202. Hal itu setelah ada informasi jika tali pocong jenazah tersebut belum dilepas saat dimakamkan.

“Setelah kita bongkar ternyata benar jenazah belum dilepas tali pocongnya. Setelah itu selesai dimakamkan kembali,” kata Heri, Kamis (22/7/2021). Menurutnya, jenazah warga tersebut bukan Covid-19, dan meninggal biasa dan membuat keluarga lupa melepas tali pada jenazah.

Kordinator relawan Rekad Kecamatan Karangdowo Husni Thamrin mengatakan, timnya menangani pembongkaran makam tersebut dan memastikan jenazah yang dimakamkan bukan pasien Covid.

“Tim kami hanya membantu melepaskan tali pocong jenazah, sedangkan proses pembongkaran makam dilakukan warga sekitar,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya seorang warga berisial W, warga Desa Bulusan, Kecamatan Karangdowo, Klaten meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit karena serangan jantung.

Oleh pihak rumah sakit, almarhum dipulangkan ke rumah duka sudah dalam peti tertutup rapat meski bukan pasien Covid-19. Setelah itu jenazah segera dimakamkan tanpa membuka peti. 

Namun selang beberapa hari keluarga tidak tenang, karena ingat tali pocong belum dilepas. Pada Minggu (18/7) keluarga melapor kades dan dilakukan pembongkaran peti jenazah dan benar tali pocong memang belum dilepas.

Editor : Ahmad Antoni