Hilang Jumat Sore, Santriwati Ditemukan di Hutan Srikandang Jepara sambil Berzikir

Sindonews, Taufik Budi ยท Sabtu, 07 Maret 2020 - 20:30 WIB
Hilang Jumat Sore, Santriwati Ditemukan di Hutan Srikandang Jepara sambil Berzikir
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JEPARA, iNews.id – Seorang santriwati yang sempat hilang di hutan Srikandang, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), akhirnya ditemukan, Sabtu (7/3/2020). Tim SAR gabungan menemukan korban S (16), dalam kondisi lemas dan tangannya terus memutar tasbih berzikir.

Kepala Basarnas Jateng Nur Yahya menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban S, warga Bangsri, Jepara, bersama dua temannya B dan W, keluar dari pondok pesantren (ponpes) tempat mereka belajar di Desa Guyangan, Bangsri, pada Jumat 6 Maret sekira pukul 18.00 WIB. Ketiganya meninggalkan ponpes tanpa sepengetahuan pengurus.

Karena ketiganya tidak kunjung pulang, pengurus pondok kemudian melakukan pencarian hingga malam. Pengurus ponpes tidak mengetahui arah dan tujuan ketiganya hingga hilang tanpa jejak.

“Korban bersama dua temannya B dan W pergi dari pondok tanpa sepengetahuan pengurus. Ketiga remaja tersebut hilang,” kata Nur Yahya, Sabtu (7/3/2020).

Setelah ditelusuri dan mengumpulkan informasi, jejak B dan W mulai diketahui. Keduanya berhasil ditemukan di sawah. Namun, keberadaan S masih misterius. Belum ada jejak maupun petunjuk yang mengarah pada korban.

Satu tim rescue Basarnas Pos SAR Jepara diterjunkan untuk mencari korban S. Petugas meminta keterangan saksi maupun dua gadis yang telah ditemukan sebelumnya. Berbekal informasi itu, tim SAR bergerak melakukan penyisiran.

“Pencarian tim SAR gabungan dengan metode prelimenery yaitu mengumpulkan beberapa informasi dari keterangan warga dan teman yang sudah lebih dahulu ditemukan,” ujar Koordinator Basarnas Pos SAR Jepara Whisnu Yuas.

Berdasarkan petunjuk dan informasi itu, petugas menyisir jalan ke arah timur laut. Akhirnya pada pukul 09.30 WIB, petugas berhasil menemukan S. Kondisinya terlihat syok dan lemas. Wajahnya pucat dan jari-jari tangan kanannya terus memutar tasbih.

“Korban berhasil ditemukan ke arah timur laut dalam keadaan lemas. Jarak dari TKP kurang lebih 11 kilometer. Korban diserahkan kepada keluarga dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bangsri Kabupaten Jepara,” katanya.


Editor : Maria Christina