Identitas 3 Korban Tewas Kecelakaan Pikap Terguling di Kebumen, 8 Orang Luka-Luka
KEBUMEN, iNews.id - Identitas tiga korban tewas dalam kecelakaan mobil pikap di Dusun Karangkemiri, Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2026) akhirnya diketahui. Ketiganya merupakan penumpang mobil pikap yang mengangkut rombongan warga Desa Binangun.
Tiga korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut yakni Tuminem (53), Siti Komariyah (38) dan Rimpen (66). Ketiganya mengalami luka parah di bagian kepala setelah tergencet badan kendaraan saat mobil pikap terguling.
Dua korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kecelakaan maut tersebut terjadi saat mobil pikap bernomor polisi R 8025 HK mengangkut sekitar 26 penumpang yang seluruhnya merupakan warga Desa Binangun, Kecamatan Karanggayam.
Rombongan tersebut diketahui hendak menjenguk tetangga mereka yang baru melahirkan di RS PKU Muhammadiyah Gombong.
Saat melintas di jalur menanjak dan sempit di wilayah Dusun Karangkemiri sekitar pukul 09.30 WIB, kendaraan yang dikemudikan Candra Riyadi (31) diduga tidak kuat menanjak.
Akibatnya mobil berhenti lalu berjalan mundur, membentur tebing di pinggir jalan dan akhirnya terguling ke parit.
Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Edi Nugroho mengatakan kecelakaan tersebut menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka berat dan luka ringan.
"Kendaraan tidak kuat menanjak hingga akhirnya berjalan mundur, membentur tebing, lalu terbalik atau terguling masuk ke parit," ujarnya.
Selain korban meninggal, delapan penumpang lainnya masih menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Gombong dan RS Palang Biru Gombong.
Korban luka berat antara lain Narsiyah (58), Sarmiyah (45), Rusmiyati (43) dan Ridem (60). Sebagian korban dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk mendapatkan penanganan intensif.
Sementara korban luka ringan di antaranya Sumarti (42), Kasini (55), Riyan (30) serta pengemudi kendaraan Candra (30). Mereka mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Selain itu, sebanyak 15 penumpang lainnya yang mengalami luka ringan telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan medis.
Proses evakuasi kendaraan sempat berlangsung cukup lama karena kondisi jalan yang sempit. Bangkai mobil pikap baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.30 WIB dengan bantuan relawan komunitas Jeep dan warga setempat.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang karena kendaraan tersebut hanya diperuntukkan untuk mengangkut barang.
"Kendaraan bak terbuka sebenarnya tidak diperuntukkan untuk mengangkut penumpang, melainkan barang. Kami mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan kendaraan dan selalu mengutamakan keselamatan," kata AKP Edi Nugroho.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Editor: Donald Karouw