Imigrasi Semarang Deportasi 20 WNA, China Terbanyak

Andik Sismanto ยท Selasa, 19 Desember 2017 - 20:22 WIB
Imigrasi Semarang Deportasi 20 WNA, China Terbanyak
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Semarang M Hanif Rozariyanto saat memberikan keterangan pers. (iNews.id/Andik Sismanto)

SEMARANG, iNews.id – Kantor Imigrasi Kelas I Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melakukan tindakan deportasi kepada sebanyak 20 warga negara asing (WNA) sepanjang 2017. Ke-20 WNA itu dipulangkan ke negara asalnya karena dianggap melanggar administrasi dan hukum selama berada di wilayah Semarang.

“Tahun ini, total ada 20 WNA yang kami deportasi dengan rincian 12 laki-laki dan 8 perempuan. Paling banyak WNA berasal dari China sebanyak 13 orang. Sisanya WNA asal Malaysia, Singapura, Inggris, dan Iran,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Semarang M Hanif Rozariyanto, Selasa (19/12/2017).

Dia mengatakan, lima WNA asal China yang dideportasi merupakan WNA yang terlibat tindak kejahatan. Mereka diamankan aparat Polrestabes Semarang terkait kejahatan cyber crime pada pertengahan 2017 lalu. Selain itu, rata-rata WNA memiliki permasalah administratif menyangkut pengurusan izin tinggal. “Para WNA hanya memiliki izin tinggal sebagai turis atau wisata, namun kenyataannya mereka di sini untuk bekerja,” ujar Hanif.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi kelas I Semarang Indarto Sri Mulyono menambahkan, sepanjang tahun 2017, Kantor Imigrasi Kelas I Semarang telah menerbitkan izin tinggal terbatas (ITAS) sebanyak 2.595, menurun dari tahun sebelumnya sebanyak 3.172. “Untuk izin tinggal sebanyak 65 izin, jumlahnya tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya,” kata Mulyono.

Selain itu, sepanjang 2017, Kantor Imigrasi Kelas I Semarang juga telah menerbitkan paspor RI sebanyak 68.950 dan menunda penerbitan paspor kepada 125 WNI. "Penundaaan tersebut karena pemohon diduga sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) nonprosedural,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw