Ingin Telepon Anak-Istri, Buruh Bangunan Jambret Handphone

Kuntadi ยท Senin, 03 Februari 2020 - 13:50 WIB
Ingin Telepon Anak-Istri, Buruh Bangunan Jambret Handphone
Kasubag Humas Polres Kulonprogo, AKP Sujarwo memperlihatkan barang bukti perampasan HP di Mapolres Kulonprogo, Senin (3/2/2020). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Polres Kulonprogo menangkap FA (25) warga Magetan, Jawa Timur (Jatim), karena melakukan aksi penjambretan di jalanan. Dia nekat melakukan aksi kriminal tersebut karena tidak memiliki handphone (HP) untuk menghubungi anak dan istinya di kampung.

"Tersangka ini diamankan karena telah menjambret handphone," kata Kasubag Humas Polres Kulonprogo, AKP Sujarwo di Mapolres Kulonprogo, Senin (3/2/2020).

Aksi penjambretan ini dilakukan tersangka pada Senin (13/1/2020) malam. Saat itu pelaku mengendarai Honda Vario tanpa nomor polisi untuk mencari sasaran. Setelah mendapatkan calon korban, pelaku membuntuti Septi Rizki yang sedang bermain HP saat membonceng rekannya. Begitu di jalan sepi, pelaku langsung beraksi dengan mengimpit korban dan merebut HP milik korban kemudian kabur.

Korban berusaha mengejar pelaku namun kalah cepat. Korban kemudian melapor ke Polres Kulonprogo dan ditindaklanjuti petugas dengan melakukan pengejaran. Hingga tersangka ditangkap di sekitar pertigaan Jombokan, Pengasih.

"Pelaku ini menyasar ibu-ibu dan anak-anak yang sedang bermain HP sambil naik motor pada malam hari," ujar Sujarwo.

Dari hasil pemeriksaan, kata Sujarwo, pelaku mengaku sudah dua kali melakukan perampasan HP. Pelaku diamankan petugas dengan sebuah HP, sepeda motor, jaket dan helm.

"Pengakuannya sudah dua kali dan semuanya dilakukan di Kulonprogo," ujarnya.

Sementara itu, pelaku FA mengaku nekat menjambret karena ingin memiliki HP. Dia baru beberapa hari tinggal di Kulonprogo sebagai buruh bangunan. Sementara dia harus berkomunikasi dengan anak dan istrinya yang ada di Magetan.

"Rencananya akan saya pakai sendiri, tidak dijual," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.


Editor : Nani Suherni