Ini Penampakan Markas TNI dan Polisi di Pekalongan Terendam Banjir Rob

Suryono Sukarno ยท Selasa, 02 Juni 2020 - 11:10:00 WIB
Ini Penampakan Markas TNI dan Polisi di Pekalongan Terendam Banjir Rob
Kondisi Markas Koramil Pekalongan Utara terendam banjir rob, Selasa (2/6/2020). (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id - Sejumlah kantor instansi pemerintahan di Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Selasa (2/6/2020) terdampak banjir rob. Setidaknya markas Koramil, Polsek dan kantor Kecamatan Pekalongan Utara juga terendam banjir.

Dari pantauan iNews, banjir rob yang terjadi sejak beberapa hari terakhir, Selasa (2/6/2020) pagi masih cukup tinggi. Tidak hanya akses jalan utama, tapi rumah warga juga ikut terendam. Akibatnya aktivitas masyarakat dan layanan pemerintahan terganggu.

Seperti Markas Koramil Pekalongan Utara yang praktis lumpuh tak bisa digunakan. Mulai akses masuk, ruang depan pelayanan, ruangan anggota, ruang Danramil terendam banjir rob hingga sekitar 40 centimeter (cm). Perumahan prajurit juga terendam sehingga tak bisa digunakan lagi.

Begitu juga dengan markas Polsek Pekalongan Utara. Banjir setinggi 30 cm merendam ruang depan, ruang pelayanan, ruang kapolsek dan ruang tahanan.

Kondisi Polsek Pekalongan Utara terendam banjir Rob, Selasa (2/6/2020). (Foto: iNews/Suryono Sukarno)
Kondisi Polsek Pekalongan Utara terendam banjir Rob, Selasa (2/6/2020). (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

Bagi sebagain warga, air banjir terpaksa digunakan untuk mencuci lantaran mereka tidak memiliki air bersih. Mesin cuci juga terendam sehingga tidak bisa dimanfaatkan.

"Kami tidak punya air bersih, mesin cuci juga terendam, jadi mencuci pakai air banjir," kata salah satu warga, Eko, Selasa (2/6/2020).

Sementara itu, dari data BPBD Kota Pekalongan, akibat banjir rob ini, sekitar 150 orang mengungsi di beberapa lokasi, seperti rumah susun Krapyak, dan musala dekat rusun, atau ke rumah saudara yang tidak terendam banjir.

Banjir rob yang mencapai puncaknya dua hari terakhir merendam wilayah Kelurahan Degayu, Krapyak, Panjang Wetan, Panjang Baru, Kandang Panjang, Bandengan, dan Padukuhan Kraton. Rob juga merendam rumah di Kelurahan Pasir Kraton Kramat, Tirto di Pekalongan Barat.

Di Kabupaten Pekalongan banjir juga merenddam Desa Jeruksari, Mulyorejo, Tegaldowo, Karangjompo, Kecamatan Tirto. Kemudian di Kecamatan Wonokerto meliputi Desa Tratebang, Wononerto Kulon, Wonokerto Wetan, Jambean, Semut, dan Bebel.


Editor : Nani Suherni