Jaga Potensi Sumber Daya Alam, DPRD Jateng Godok Raperda Perusda Sarana Migas

Kastolani ยท Rabu, 06 November 2019 - 00:30 WIB
Jaga Potensi Sumber Daya Alam, DPRD Jateng Godok Raperda Perusda Sarana Migas
DPRD Jateng meminta agar potensi minyak dan gas di provinsi ini tidak bocor. (Foto: Dok.iNews)

SEMARANG, iNews.id – Kalangan DPRD Jateng meminta agar potensi minyak bumi dan gas (migas) di provinsi ini jangan sampai bocor. Keberadaan sumber daya alam itu harus benar-benar dikelola dengan optimal.

Sekretaris Komisi C DPRD Jawa Tengah M Hendri Wicaksono mengatakan, provinsi ini memiliki potensi sumber daya alam di antaranya dari minyak bumi dan gas yang cukup besar.  “Saat ini masih dalam tahapan ekplorasi maupun eksploitasi," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/11/2019).

Potensi sumur tua migas di Jawa Tengah, kata Hendri, cukup besar. Di Blora misalnya, mencapai sekira 456 titik. “Masih ada lagi di Grobogan sekira 46 titik, Jepara 1 titik, hingga Kendal sekira 28 titik," ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Saat ini, kata Hendri, DPRD Jawa Tengah sedang menggodok peraturan daerah tentang pendirian Perusahaan Daerah Perseroan Terbatas Sarana Migas Jawa Tengah.

“Pendirian Perusda ini mengacu pada Undang Undang No. 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang memberikan kewenangan kepada Perusahaan Daerah untuk melaksakan kegiatan hulu dan kegiatan hilir Migas," katanya.

Selain itu, kata Hendri, disebutkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas  Bumi, dimana Pemerintah Daerah mempunyai hak untuk ikut serta dalam bentuk saham dan pengelolaan minyak dan gas bumi yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Salah satu sisi penting dari penyusunan Peraturan Daerah ini adalah bagaimana menggali potensi daerah serta mendorong dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Jawa Tengah yang lebih besar lagi. Muaranya untuk memberikan kemajuan yang nyata bagi masyarakat Jawa Tengah," katanya.

Anggota Pansus Raperdra Pendirian Perusda Miras ini mengatakan, ke depan Raperda Pendirian Perseroda Migas harus memenuhi beberapa kaidah.

"Antara lain pelaksanaan perusahaan ini harus dikelola dengan profesional dan memenuhi kaidah-kaidah analisa dampak lingkungan dan kajian dampak sosial lainnya," ujarnya.

Selain itu, kata Hendri, segala kontrak kerja sama yang ditandatangani oleh Perusahaan pengelola harus memberikan kemanfaatan yang maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.


Editor : Kastolani Marzuki