Jasad Manusia Dicor Beton Dalam Tong Gemparkan Warga Sukoharjo

Septyantoro · Jumat, 26 Oktober 2018 - 21:04:00 WIB
Jasad Manusia Dicor Beton Dalam Tong Gemparkan Warga Sukoharjo
Tong yang di dalamnya ditemukan tulang belulang manusia dalam kondisi dicor beton. Tong ini ditemukan di pinggir Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Sukoharjo, Jateng, Jumat sore (26/10/2018). (Foto: iNews/Septyantoro)

SOLO, iNews.id – Sesosok jasad manusia dalam kondisi dicor beton di dalam tong ditemukan di pinggir Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Jumat sore (26/10/2018). Penemuan jasad yang tinggal tulang belulang itu menggemparkan warga Desa Pondok, Kecamatan Grogol.

Diduga, jasad tersebut korban pembunuhan yang sengaja dibuang untuk menghilangkan jejak. Saat ditemukan warga, kondisinya sudah tulang belulang. Posisi tengkorak kepala berada di bawah tong yang tertutup rapat cor beton.Warga langsung melaporkan penemuan jsad di sekitar Jembatan Pondok itu kepada polisi.

Tak lama petugas kepolisian datang ke lokasi dan langsung mengevakuasi jasad malang di dalam tong. Tulang-belulang itu selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Dr Moewardi Solo untuk diautopsi. Polisi belum mengetahui jenis kelamin dan identitas jasad.

Babinsa Koramil Grogol Serma Tri Sarwanto yang ikut mengevakuasi jasad manusia dalam tong mengaku, tong itu pertama kali ditemukan seorang pemulung. Lokasinya tepat di bawah Jembatan Pondok, Jalan Solo Baru-Telukan, Grogol, Sukoharjo.


Saat itu, dia tiba-tiba melihat tong yang tersangkut di pinggir sungai. Karena penasara, dia mendekat. Dia terkejut melihat dalam tong ada tulang belulang manusia yang terbungkus cor semen. Mayat tersebut diduga sudah bertahun-tahun di dalam tong karena sudah menjadi tulang belulang.

“Jasad itu sudah dibawa Polsek Grogol ke Forensik. Kondisinya tinggal tulang belulang, tapi enggak lengkap, jadi sulit dikenali. Tengkorak kepala sudah tidak utuh, ada rambut juga, panjang. Mungkin sudah lama dicor dalam tong,” kata Serma Tri Sarwanto.

Serma Tri Sarwanto menduga jasad itu bukan warga sekitar. Sebab, dalam beberapa tahun ini, tidak ada warga sekitar yang mengaku kehilangan anggota keluarga. “Enggak tahu, mungkin orang dari luar atau dari mana,” ujarnya.

Penemuan tulang belulang dicor beton dalam tong tersebut menyedot perhatian warga dan para pengguna jalan. Mereka berkerumun di sepanjang Jembatan Pondok saat proses evakuasi. Tak ayal arus lalu lintas sempat tersendat selama berjam jam karena kendaraan bermotor yang diparkir di pinggir jalan.

Kasus penemuan tulang belulang manusia ini masih diselidiki oleh Polresta Sukoharjo untuk mengungkap identitas dan penyebab kematiannya.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: