Kakak Adik asal Brebes Ditangkap Densus 88 di Sukoharjo, Keluarga Tak Percaya

Septyantoro, Antara ยท Kamis, 17 Oktober 2019 - 05:36 WIB
Kakak Adik asal Brebes Ditangkap Densus 88 di Sukoharjo, Keluarga Tak Percaya
Tim Densus 88 Antiteror dibantu petugas Polres Sukoharjo saat menggeledah rumah terduga teroris di Cemani, Sukoharjo, Rabu (16/10/2019). (Foto: iNews.id/Septyantoro)

BREBES, iNews.id - Dua terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Sukoharjo, Jateng, Jaelani (36) dan Abdul Karim (31) mengejutkan keluarganya di Brebes.

Kedua terduga teroris itu merupakan warga Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes.

Kakak kandung kedua terduga teroris, Kustati (38) mengaku tidak percaya kedua adiknya terlibat jaringan terorisme yang ditangkap Densus 88 Antiteror di wilayah Kabupaten Sukorejo.

"Selama ini, Jaelani dan Abdul Karim sosok yang baik di mata keluarga dan di lingkungannya dan tidak melakukan gerakan yang mencurigakan," kata Kustati ditemui di rumahnya Desa Kluwut, Kabupaten Brebes, Rabu (16/10/2019).

Kendati demikian, kata dia, kedua adiknya sempat meminta keluarganya agar tidak memajang foto dirinya di rumah sebelum pergi merantau.

Jaelani (36) dan Abdul Karim dilahirkan di Desa Kluwut RT03/RW06 Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Mereka hanya mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD).

"Selama ini, yang saya ketahui kedua adik saya bekerja di Jakarta sebagai penjual es jeruk," katanya.

Orang tua terduga teroris, Sodikun (67), mengatakan pihak keluarga juga baru mengetahui kalau Jaelani dan Abdul Karim pindah ke Sukoharjo belum lama ini.

Keluarganya, kata dia, mendengar kabar kedua anaknya ditangkap Tim Densus 88 Antiteror dari adik ipar anaknya (Jaelani), sekitar pukul 11.00 WIB.

"Jaelani terakhir berkomunikasi dengan keluarga sekitar seminggu lalu dan hanya menanyakan perihal pekerjaan keduanya di Sukoharjo," katanya.

Jaelani dan Abdul Karim yang bekerja sebagai tukang parkir di Sukoharjo ditangkap tim Densus bersama tiga terduga teroris lainnya. Kakak adik itu diduga terafiliasi dengan jaringan jamaah ansharat daulah (JAD) Bekasi, Jabar.

Penangkapan kakak adik itu merupakan hasil pengembangan kasus penusukan Wiranto yang dilakukan pasangan suami istri yang salah satunya warga Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes.


Editor : Kastolani Marzuki