Kata Quraish Shihab soal Corona: Jangan Dianggap Siksa, tapi Peringatan agar Manusia Tidak Angkuh

Kastolani ยท Rabu, 01 April 2020 - 05:30 WIB
Kata Quraish Shihab soal Corona: Jangan Dianggap Siksa, tapi Peringatan agar Manusia Tidak Angkuh
Ahli tafsir Profesor Quraish Shihab. (Foto: Dok.iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia terus bertambah. Dari data yang diumumkan pemerintah, Selasa (31/3/2020) pukul 12.00 WIB, pasien positif bertambah 114 orang menjadi 1.528.

Wabah corona pun mulai tersebar luas di hampir seluruh provinsi Tanah Air. Dari 34 privinsi, sudah 32 daerah yang ditemukan wabah corona. Tinggal dua provinsi yang belum tercatat ada kasus positif yakni Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain di Indonesia, wabah corona yang bermula dari Wuhan, China kini sudah menyebar luas di belahan dunia lain.

Ahli tafsir Profesor Quraish Shihab mengatakan, dunia kini dilanda oleh virus corona. Kejadian tersebut jangan dianggap sebagai siksa. Tetapi virus itu adalah peringatan yang bisa menjadi nikmat. Peringatan agar manusia jangan angkuh dan merasakan kelemahannya di hadapan Tuhan Yang mahakuas.

“Kita diuji, diuji melaksanakan tuntunan agama. Tuntunan agama menuntut kita untuk memelihara jiwa dan kesehatan kita. Di dalam konteks itu, kita dapat meneladani atau paling tidak mengikuti tuntunan mereka yang memiliki pengetahuan tentang  kesehatan dan keselamatan jiwa. Dalam konteks ini adalah para dokter. Ikutilah nasihat dokter,” kata Quraish Shihab dalam tausiahnya yang diunggah di akun Instagram @pecihitam.

Quraish mengatakan, agama islam mendahulukan kemanusiaan atas keberagamaan. Karena itu, tidak heran fatwa ulama-ulama menyatakan bahwa tidak wajib untuk melaksanakan salat Jumat demi menjaga keselamatan jiwa.

“Kita diuji untuk mematuhi tuntunan agama itu dan apabila terjadi perbedaan pendapat maka taatilah ulama dan pemerintah,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki