Kebakaran Hutan Gunung Slamet Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal

Yunibar ยท Kamis, 19 September 2019 - 01:31 WIB
Kebakaran Hutan Gunung Slamet Meluas, Pemadaman Api Terkendala Medan Terjal
Tim gabungan dari BPBD Tegal dan Brebes dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar kawasan hutan lindung di lereng Gunung Slamet. (Foto: iNews.id/Yunibar)

BREBES, iNews.id - Kebakaran kawasan hutan lindung lereng Gunung Slamet terus meluas.

Selain melanda kawasan hutan lindung di wilayah Kabupaten Tegal tepatnya di Bukit Igir Genting petak 16 Dukuh Sawang, hingga Rabu (18/9/2019) sore, titik api juga terlihat di kawasan hutan lindung di Posko 3 dan 4 jalur pendakian Kaliwadas, Kecamatan Sirampog, Brebes.

Kondisi Medan yang terjal ditambah kencangnya angin menyulitkan petugas gabungan dari BPBD Brebes, relawan, dan TNI/Polri memadamkan kobaran api.

Areal hutan yang terbakar pun semakin meluas ke wilayah Banyumas. Kebakaran hutan di lereng Gunung Slamet ini pertama kali diketahui pada Selasa (17/9/2019) petang.

Upaya pemadaman dilakukan dengan peralatan seadanya karena sulitnya medan. Selain memadamkan api dengan ranting pohon, tim gabungan juga membuat sekat bakar atau parit untuk menghambat area yang terbakar agar tidak meluas.

Koordinator Pusdalops BPBD Brebes, Agung Kurniawan mengatakan, sampai saat ini titik api masih terlihat di jalur pendakian Kaliwadas, Kcematan Sirampog.

"Upaya pemadaman akan dilanjutkan besok pagi, Kamis (19/9/2019)," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/9/2019).

Dia mengatakan, tim gabungan akan dibagi empat regu untuk memadamkan api di empat titik, yakni jalur Permadi Guci, jalur bosapala Sawangan, jalur Kaliwadas I dan Kaliwadas II.

Terkait kebakaran tersebut, Agung mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di dekat lokasi kebakaran hutan.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jawa Tengah, Sudaryanto mengatakan, kebakaran hutan di lereng Gunung Slamet semakin meluas hingga memasuki kawasan hutan di wilayah Brebes, Purbalingga, dan Banyumas.

“Data sementara, hingga saat ini luas area hutan yang terbakar sedikitnya mencapai lebih dari 10 hektare,” katanya.

Terkait penyebab kebakaran, Sudaryanto mengatakan, masalah itu jadi wenenang kepolisian. “Itu nanti Pak Kapolres lah. Bisa jadi akibat puntung rokok atau sebab lain,” ujarnya.


Editor : Kastolani Marzuki