Kebakaran Rumah di Grobogan, Balita 11 Bulan Tewas di Atas Kasur saat Tidur
GROBOGAN, iNews.id - Kebakaran rumah terjadi di Desa Dempel, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026) pagi. Peristiwa ini menelan korban jiwa yakni balita laki-laki berusia 11 bulan yang ditemukan meninggal di atas kasur dengan kondisi memilukan.
Informasi diperoleh, saat kejadian korban ditinggal sendirian dalam kamar saat tertidur. Sang ibu, Suprihatin, keluar rumah sekitar pukul 07.40 WIB untuk membeli bubur guna menyuapi anaknya.
Sebelum keluar rumah, ibu korban sempat menyalakan kipas angin di dalam kamar tidur. Saat kejadian, korban berada sendirian di rumah karena ayahnya juga sedang keluar.
"Jadi bapak korban saat kejadian juga sedang keluar membeli bahan untuk dagang nasi goreng di Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung," ujar Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto dikutip dari iNews Muria, Sabtu (17/1/2026).
Tak berselang lama, kepulan asap tebal terlihat keluar dari rumah korban. Maryati, tetangga korban yang sedang mencuci pakaian sekitar 20 meter dari lokasi, menjadi orang pertama yang melihat asap.
Maryati langsung berlari menuju rumah korban. Di saat bersamaan, ibu korban juga baru kembali dari membeli bubur. Keduanya masuk ke rumah dan menuju kamar tempat korban berada. Namun, mereka histeris karena melihat korban sudah terbakar di atas kasur dengan api yang membesar.
Karena api sudah terlanjur membesar, keduanya tidak berani menolong korban dan hanya bisa berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Warga yang mendengar teriakan segera berdatangan dan memadamkan api dengan peralatan seadanya. Setelah api berhasil dipadamkan, korban ditemukan telah meninggal dunia dengan luka bakar hampir di seluruh tubuh.
Melihat kondisi tersebut, ibu korban mengalami syok berat hingga pingsan di lokasi kejadian.
Petugas Polsek Karangrayung bersama Tim Inafis Polres Grobogan dan tenaga medis dari Puskesmas Karangrayung I segera mendatangi lokasi kejadian.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan terhadap jenazah korban. Namun pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan resmi.
"Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), penyebab kebakaran diduga kuat dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik stop kontak kipas angin yang berapa di atas tempat tidur," kata AKP Sunarto.
Jenazah balita tewas terbakar di Grobogan tersebut kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
Editor: Donald Karouw