Kemacetan Pindah ke Jalan Letjen Suprapto saat Uji Coba Malioboro Ditutup

Antara ยท Selasa, 18 Februari 2020 - 18:01 WIB
Kemacetan Pindah ke Jalan Letjen Suprapto saat Uji Coba Malioboro Ditutup
Ilustrasi uji coba semipedestrian di Jalan Malioboro dengan melarang kendaraan bermotor melintas kecuali Trans Jogja dan kendaraan darurat lain (Foto: Antara/Eka AR)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pelaksanaan uji coba semipedestrian di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta yang melarang seluruh kendaraan bermotor melintas menimbulkan kemacetan baru. Kepadatan lalu lintas justru beralih ke Jalan Letjen Suprapto.

"Dari beberapa kali uji coba penutupan Malioboro untuk kendaraan bermotor, sebagian besar volume kendaraan beralih ke Jalan Letjen Suprapto, terutama yang mengarah ke selatan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho di Yogyakarta, Selasa (18/2/2020).

Lanjut dia, terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang di ruas Jalan Letjen Suprapto. Padahal, ruas jalan tersebut tidak terlalu lebar untuk dua lajur kendaraan.

Untuk mengantisipasi penumpukan volume kendaraan, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta melakukan perubahan durasi lampu lalu lintas. Waktu durasi lampu hijau di simpang empat Ngabean terutama yang mengarah ke selatan ditambah 15 detik.

"Semula 35 detik ditambah menjadi 45 detik. Penambahan tersebut sudah maksimal karena jika ditambah lebih lama lagi justru akan menimbulkan antrean di kaki simpang lain," ucap Agus.

Kepadatan arus lalu lintas di Jalan Letjen Suprapto selama Malioboro biasanya terjadi sore hari atau saat jam pulang sekolah. Untuk tahapan uji coba ke depan dimungkinkan rekayasa jalan searah.

"Rekayasa lalu lintas di ruas jalan tersebut yaitu menjadikannya jalan searah ke selatan dan Jalan Pembela Tanah Air (Peta) menjadi jalan searah ke timur," katanya.

Uji coba jalan searah di Jalan Letjen Suprapto tersebut, lanjut Agus, juga menjadi bagian dari tahapan uji coba semipedestrian Malioboro. Dimana, Malioboro sebagai sebuah bundaran besar dan jalan di sekelilingnya yang semula merupakan jalan dua arah menjadi jalan searah.

Jalan Mataram dan Jalan Suryotomo akan dibuat searah ke utara, sedangkan Jalan Pasar Kembang dibuat searah ke barat.

"Untuk Jalan Bhayangkara akan tetap diberlakukan searah ke utara hingga Jalan Gandekan Lor. Sebagai gantinya, perubahan arus searah justru akan diterapkan di Jalan Letjen Suprapto," ucap Agus.


Editor : Nani Suherni