Ketum JPNU Sebut Perempuan Jadi Kunci Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Kastolani ยท Minggu, 31 Maret 2019 - 17:29 WIB
Ketum JPNU Sebut Perempuan Jadi Kunci Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin
Ketua Umum JPNU Ida Fauziyah menyampaikan orasi politik di hadapan ribuan kaum perempuan yang tergabung dalam JPNU Brebes di Kabupaten Brebes, Minggu (31/3/2019). (Foto: istimewa)

BREBES, iNews.id - Ketua Umum Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) Ida Fauziyah mengatakan, kaum perempuan akan menjadi kunci untuk memenangkan pasangan 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.  

Hal itu dikatakan Ida dalam rakor JPNU Kabupaten Brebes, di Brebes, Minggu (31/3). “Pemilih perempuan lebih banyak. Karena itu terus kita satukan untuk memenangkan pak Jokowi, kiai Ma'ruf Amin,” ujarnya.

Ida meyakini, gerakan kaum perempuan sangat fleksibel. Selain itu banyak forum yang dimiliki kaum perempuan. “Kita juga ingin semuanya mengetuk pintu, mengetuk hati mengajak semua elemen untuk memilih pak Jokowi,” katanya.

Ida juga mengingatkan perolehan suaranya saat maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah, pada 2018 lalu.

“Saya yang hanya mantan ketua umum Fatayat bisa menang telak di Brebes, sekira 70 persen. Apalagi ini yang maju kiai kita Rois Aam PBNU kiai Ma'ruf Amin,” katanya.

Ida juga meminta semua peserta mencatat nama-nama tetangga yang belum menentukan pilihan ke pasangan Jokowi-Ma'ruf. “Setelah dicatat, datangi, ketuk pintu, ketuk hatinya untuk memilih pak Jokowi,” katanya.

Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU ini menyatakan, masih ada waktu untuk terus menambah dukungan pada Jokowi-Ma'ruf. “Jelaskan berbagai prestasi pak Jokowi selama ini,” ucapnya.

Ketua Dewan Pembina Perempuan Bangsa PKB, Rustini Muhaimin Iskandar mengatakan, sampai saat ini hasil survei masih menempatkan Jokowi-Ma'ruf di posisi teratas. “Tapi jangan sampai hal ini membuat kita terlena. Kita harus membuktikannya dengan datang ke TPS dan memilih pak Jokowi,” katanya. 


Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori mengatakan, Brebes sangat istimewa, utamanya saat pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng 2018.

“Karena di Brebes ini, Bu Ida Fauziyah bisa menang telak. Karena itu hal ini, harus kita buktikan kembali dalam Pilpres, bahwa yang memenangkan dalam Pilgub kemarin adalah perempuan NU,” katanya.

Gus Yusuf juga mengajak perempuan NU untuk terus menggencarkan sosialisasi. “Kalau masih ada tetangga yang belum mantap, kita datangi. Kita jelaskan prestasi pak Jokowi dan sosok kiai Ma'ruf," katanya.

Gus Yusuf juga mengakui, saat ini banyak beredar fitnah yang menyerang Jokowi. Perempuan NU juga harus bisa meluruskan akan adanya fitnah tersebut. “Pak Jokowi dikatakan anti-Islam. Nyatanya banyak program yang pro pesantren,” katanya.

Soal tudingan bahwa Jokowi anti-Islam, Gus Yusuf menyatakan cukup ditambahi sedikit. “Tambahi saja, Pak Jokowi anti-Islam radikal. Islam yang hanya dijadikan tameng oleh kelompok-kelompok tertentu,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki