get app
inews
Aa Text
Read Next : Pilu! Santri Ponpes Al Khoziny Ditemukan Tewas dalam Kondisi Sujud di Balik Reruntuhan

Keutamaan Sujud, Jadi Identitas di Akhirat

Senin, 04 November 2019 - 05:32:00 WIB
Keutamaan Sujud, Jadi Identitas di Akhirat
Sujud akan menjadi identitas orang berima. Di hari kiamat nanti. (istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kenikmatan seorang Muslim adalah ketika bisa bersujud lima waktu sehari.

Sujud juga menjadi bukti seorang Muslim kelak di hari Kiamat saat dikumpulkan di Padang Mahsyar.

KH Bahauddin Nur Salim (Gus Baha) mengungkapkan, andaikan tanpa hidayah Rasulullah umat Islam tidak akan menikmati rukuk dan sujud.

"Ulama-ulama dulu sampai menggambarkan sujud dengan redaksi tarannum (bernyanyi) karena sangkin nikmatnya sujud," katanya dalam ngaji tasawuf Gus Baha.

Menurut Gus Baha, dalam sebuah riwayat, Nabi risau ketika Bilal tidak kunjung datang untuk mengumandangkan azan sebagai pertanda masuknya waktu shalat. "Ketika Bilal datang untuk azan, Nabi sangat senang," kata Gus Baha.

Menurut Gus Baha, ketika manusia mati yang akan dikenang di dunia itu hanya sujud karena itu perintah Allah.

"Kalau kita mati yang paling kita kenang itu pernah sujud. Itu pasti. Dan itu identitas kita," katanya.

Menurut Gus Baha, manusia di dunia diperintah Allah hanya untuk sujud. "Tidak masalah jadi pejabat atau punya uang banyak tapi perintah Allah itu untuk bersujud," ujarnya.

Apalagi nanti sat di Padang Mahsyar. Di situ kelak manusia, mereka yang ada tanda sujudnya akan merasa tenang.

"Maksud tanda sujud atau min aatsaris sujud di sini bukan tanda bekas hitam di jidat, tapi nur atau cahaya orang yang sujud. Tidak ada ulama yang bilang bahwa tanda sujud itu jidat yang hitam," katanya.

Firman Allah SWT : (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar". (QS Al Hadid:12)

Menurut Gus Baha, sujud akan menjadi identifikasi di akhirat siapa benar dan siapa salah. Sebagai mana firman Allah SWT:

"Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka". (QS. Ar Rahman:41)

Karena itu, sebagai Muslim sudah seharusnya menjalankan perintah-Nya untuk memperbanyk bersujud siang dan malam sebagai bentuk rasa syukur dan penghambatan diri kepada Sang Khalik.

Wallahu A'lam Bissawab.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut