KIP Jateng Sebut PPKM Darurat Timbulkan Suasana Mencekam, Kegelisahan dan Kepanikan

Ahmad Antoni ยท Kamis, 15 Juli 2021 - 12:33:00 WIB
KIP Jateng Sebut PPKM Darurat Timbulkan Suasana Mencekam, Kegelisahan dan Kepanikan
Penerapan PPKM darurat dinilai menyengsarakan rakyat kecil. (Dok iNews)

SEMARANG, iNews.id  - Komisioner Komisi Informasi Provinsi  (KIP) Jawa Tengah Zainal Abidin Petir mengkritik penerapan PPKM Darurat. Dia mempertanyakan efektivitas dan efisiensi PPKM Darurat yang dilaksanakan pada tanggal 3-20 Juli 2021

Menurutnya, PPKM Darurat justru menimbulkan kegelisahan dan kepanikan sebagian besar masyarakat, khususnya rakyat kecil.

"Suasana seperti mencekam, ruas jalan banyak yang ditutup, penerangan jalan umum dimatikan, PKL atau pedagang kecil susah berjualan karena diopyak-opyak, harga sayur mayur naik, orang sakit makin panik karena cari ambulans susah, rakyat kecil cari makan kesulitan, dan lain-lain. Mohon Presiden Jokowi segera mengevaluasi kebijakan ini,” kata Petir, Kamis (14/7/2021).

Dia meminta pemerintah terbuka dan transparan dalam kebijakan PPKM Darurat. Jika memang PPKM, dalam pelaksanaannya diminta tidak seperti pemberlakuan karantina kesehatan.

Dia juga menyoroti terbitnya beberapa kali Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait PPKM Darurat sebagai penerjemahan arahan Presiden. 

Mendagri, kata dia, beberapa kali mengeluarkan Inmendagri, yakni Inmendari 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 Jawa-Bali, Inmendagri 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Inmendagri 15 Tahun 2021, Inmendagri 18 Tahun 2021 tentang perubahan kedua Inmendagri 15 Tahun 2021, dan Inmendagri 19 Tahun 2021 tentang perubahan ketiga Inmendagri 15 Tahun 2021.

"Mendagri Tito Karnavian dalam inmendagri menjelaskan bahwa dirinya menindaklanjuti arahan Presiden RI yang mengintruksikan PPKM darurat Covid-19 di sejumlah daerah. Jadi konsiderannya berupa arahan presiden, bukan dari aspek yuridis, sosiologis atau filosofis," kata Wakil Ketua KI Provinsi Jateng ini.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: