Kisah Pilu Perjuangan Ibu Rawat Bocah 9 Tahun Terbaring Tak Berdaya di Kamar

Widodo Waluyo · Kamis, 01 April 2021 - 08:37:00 WIB
 Kisah Pilu Perjuangan Ibu Rawat Bocah 9 Tahun Terbaring Tak Berdaya di Kamar
Ati Manisem, ibunda Dwi Arianto bocah penderita hidrocepalus dan gizi buruk di Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang, Banjarnegara. (iNews/Widodo Waluyo)

Ia mengatakan, kelainan pada tubuh Dwi mulai terlihat saat menginjak usia dua bulan.  Saat itu, kepalanya terlihat membesar. Meski sudah mendapat penanganan medis, kondisi Dwi terus menurun dan kini mengalami kekurangan nutrisi.

Ironisnya, sang ibu harus berjuang seorang diri untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-harinya setelah suaminya meninggalkan rumah tanpa pamit sekitar 6 bulan lalu.

Ia hanya mengandalkan hasil berjualan warung kopi dengan keuntungan Rp25.000 sampai Rp50.000 per hari.

Meski hidup dalam keterbatasan,  Ati Manisem tetap berjuang dan berdoa agar anaknya mendapat keajaiban untuk dapat bermain serta berkumpul bersama dengan teman-teman sebayanya dan bisa merasakan kebahagiaan.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2 3