KLB Covid-19 Kota Solo Berakhir 7 Juni, Ini Nasib Agenda CFD

Agregasi Solopos ยท Jumat, 05 Juni 2020 - 06:51:00 WIB
KLB Covid-19 Kota Solo Berakhir 7 Juni, Ini Nasib Agenda CFD
Kondisi Jl. Slamet Riyadi sepi lantaran CFD diliburkan, Minggu (22/3/2020). (Foto: Solopos/Nicolous Irawan)

SOLO, iNews.id - Rencana penerapan new normal setelah status kejadian luar biasa atau KLB Covid-19 di Kota Solo berakhir pekan depan. Namun, rencana kegiatan itu belum menyentuh berbagai event seperti car free day (CFD).

Kegiatan rutin Minggu pagi di Jalan Slamet Riyadi itu kemungkinan masih akan vakum hingga beberapa waktu ke depan. Hingga Kamis (4/6/2020), belum ada arahan dari Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo terkait dibukanya kembali CFD.

“Belum tahu kapan (CFD dibuka lagi). Masih menunggu kondisi dan arahan dari Pak Wali Kota,” ujar Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Ari Wibowo, Kamis (4/6/2020).

Dia melanjutkan agenda peringatan HUT ke-10 car free day Kota Solo yang direncanakan pada 21 Juni 2020 dipastikan batal. Anggaran HUT ke-10 CFD tersedot untuk penanganan Covid-19. Sepanjang 2020 ini Pemkot Solo merasionalisasi banyak anggaran untuk penanganan wabah tersebut.

“Tanggal 21 Juni 2020 tidak jadi ada perayaan HUT Solo CFD karena anggarannya sudah dirasionalisasi untuk penanganan pandemi Covid-19. Sebenarnya sebelumnya sudah ada alokasi anggaran Rp100 juta,” katanya.

Masih dibekukannya CFD Solo disayangkan salah seorang penikmat Solo CFD asal Kartasura, Rachman. Mestinya Pemkot Solo mulai mempersiapkan dibukanya kembali CFD mengingat pemerintah pusat sudah mewacanakan the new normal.

Diaktifkannya kembali car free day Kota Solo, menurut Rahman, akan membantu ekonomi para pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di lokasi itu. Kondisi pandemi Covid-19 beberapa bulan terakhir sangat memberatkan para PKL yang tidak bisa lagi berjualan.

“Di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang saya pikir akan sangat membantu teman-teman PKL kalau CFD dibuka. Ekonomi lesu kan beberapa bulan ini. Mereka pun saya yakin kesulitan mendapatkan penghasilan,” ujarnya.

Tapi Rachman menilai penerapan protokol kesehatan menjadi keniscayaan bila CFD dibuka kembali. Harus ada pengaturan jarak dan kewajiban memakai masker bagi para pedagang maupun pengunjung.

"“Harus diawasi dengan ketat," katanya.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judu "KLB Corona Kota Solo Berakhir 7 Juni, Bagaimana Dengan Agenda Car Free Day?"

Editor : Nani Suherni