Kronologi Kecelakaan Pikap Tewaskan 3 Orang di Kebumen, Tak Kuat Menanjak lalu Terguling
KEBUMEN, iNews.id - Kecelakaan maut mobil pikap terjadi di ruas jalan Sidayu, tepatnya wilayah Dusun Karangkemiri, Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2026). Kendaraan yang mengangkut puluhan penumpang tersebut terguling hingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Peristiwa nahas ini bermula ketika rombongan warga Desa Binangun, Kecamatan Karanggayam, berangkat untuk menjenguk tetangga mereka yang baru melahirkan di RS PKU Muhammadiyah Gombong.
Sekitar pukul 09.30 WIB, mobil pikap bernomor polisi R 8025 HK yang dikemudikan Candra Riyadi (31) melintas di jalur menanjak dan sempit di wilayah Dusun Karangkemiri.
Saat berada di tanjakan, mesin kendaraan diduga tidak kuat menanjak sehingga mobil berhenti dan kemudian berjalan mundur.
Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Edi Nugroho mengatakan kendaraan sempat mundur dan membentur tebing di pinggir jalan sebelum akhirnya terguling.
"Kendaraan tidak kuat menanjak hingga akhirnya berjalan mundur, membentur tebing, lalu terbalik atau terguling masuk ke parit," ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Mobil pikap tersebut diketahui membawa sekitar 26 hingga 29 penumpang yang seluruhnya merupakan warga Desa Binangun.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang perempuan meninggal dunia karena mengalami luka parah di bagian kepala setelah tergencet badan kendaraan.
Ketiga korban meninggal dunia yakni Tuminem (53), Siti Komariyah (38) dan Rimpen (66). Dua korban meninggal di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Selain korban meninggal, delapan penumpang lainnya masih menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Gombong dan RS Palang Biru Gombong.
Sementara itu, 15 penumpang lainnya mengalami luka ringan dan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.
Proses evakuasi kendaraan berlangsung cukup lama karena kondisi jalan yang sempit. Bangkai mobil pikap baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.30 WIB dengan bantuan relawan komunitas Jeep serta warga setempat.
Berdasarkan keterangan saksi, pengemudi diketahui sudah cukup familiar dengan jalur tersebut karena sering melintasi jalan itu untuk mengangkut hasil bumi berupa singkong.
Sopir kendaraan, Candra Riyadi, hanya mengalami luka lecet dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Polisi juga mengingatkan bahwa kendaraan bak terbuka tidak diperuntukkan untuk mengangkut penumpang.
"Kendaraan bak terbuka sebenarnya tidak diperuntukkan untuk mengangkut penumpang, melainkan barang. Kami mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan kendaraan dan selalu mengutamakan keselamatan," kata AKP Edi Nugroho.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah kecelakaan dipicu oleh kondisi kendaraan yang tidak layak atau adanya unsur kelalaian pengemudi.
Editor: Donald Karouw