Mantan Bupati Kebumen Mengaku Habiskan Rp1 Miliar Urus Pencairan DAK 2016

Antara ยท Rabu, 26 Juni 2019 - 21:02 WIB
Mantan Bupati Kebumen Mengaku Habiskan Rp1 Miliar Urus Pencairan DAK 2016
Mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad saat diperiksa sebagai saksi kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Rabu (26/6/2019). (Foto: Antara)

SEMARANG, iNews.id – Mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad mengaku menghabiskan dana sekitar Rp1 miliar untuk mengurus pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana tersebut bersumber dari APBN murni 2016 untuk Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng).

Yahya Fuad mengungkapkan hal itu saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa PT Putra Ramadhan (Tradha) di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (26/6/2019).

Mantan orang nomor satu di Kabupaten Kebumen itu mengaku mengurus penganggaran DAK sejak sebelum menjadi bupati. Namun, Yahya Fuad tidak mengungkapkan kepada siapa fee tersebut diberikan.

“Sejak 2014, diharapkan turun 2015, tapi ternyata cair 2016,” kata Yahya Fuad dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Antonius Widjantono itu.


Menurut Yahya, pengurusan DAK bermula dari kenalannya di Kementerian Keuangan. Dia pun yakin DAK yang bersumber dari APBN 2016 itu merupakan rintisannya karena selalu memperoleh laporan tentang perkembangan proses pengurusannya.

Rintisan DAK yang diurus tersebut cair sekitar Rp40 miliar. Kemudian dia sampaikan kepada para pengusaha yang akan memperoleh pekerjaan dari anggaran itu untuk ikut memberikan fee. Total fee yang diperoleh Yahya dari para pengusaha itu mencapai Rp2,3 miliar.

“Kenapa lebih besar dari yang saya keluarkan, karena ada faktor risiko. Sudah setahun lebih saya merintis,” katanya.

Menurut Yahya, jumlah alokasi DAK bersumber dari APBN 2016 yang diterima Kabupaten Kebumen jumlahnya mencapai lebih dari Rp100 miliar.


Editor : Maria Christina