Menag Ajak Ulama Sufi Ikut Warnai Dakwah Islam di Media Sosial

Antara ยท Rabu, 10 April 2019 - 20:52 WIB
Menag Ajak Ulama Sufi Ikut Warnai Dakwah Islam di Media Sosial
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan pidato pada penutusan Konferensi Ulama Sufi Internasional di Pekalongan. (Foto: Antara)

PEKALONGAN, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengajak ulama sufi ikut mewarnai dakwah Islam di media sosial dengan uswah hasanah (teladan yang baik) dan tidak sekadar mau’izhah hasanah (pesan yang baik).

Hal itu diungkapkan Menag pada penutupan Konferensi Ulama Sufi Internasional di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019).

“Saya mengajak kepada kita semua dapat terus membumikan dakwah Islam dengan pendekatan sufistik yang cerdas dan cermat. Mari kita isi media sosial dengan hal-hal yang positif dan penuh hikmah," katanya.

Konferensi Ulama Sufi Internasional atau Multaqa Sufi Al-Alamy yang diprakarsai oleh Jam’iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) ini berlangsung sejak 8 April 2019 dan ditutup pada 10 April 2019.

Konferensi tersebut diikuti oleh 87 ulama sufi dari 36 negara dan dihadiri sekira 3.500 peserta dari kalangan ulama ahli tarikat Indonesia.

Menag mengatakan, kaum sufi itu seperti bumi, yang diinjak oleh orang saleh maupun pendosa, juga seperti mendung yang memayungi segala yang ada, serta seperti air hujan yang mengaliri segala sesuatu.

Demikian pula, kata dia, para sufi lekat dengan kreatifitas dalam dakwah, bahkan menjadi sesuatu yang distingtif seperti menggunakan halaqah zikir (majelis zikir), khalwat Alquran, dan zawiyah sufiyah yang dikembangkan sesuai kondisi zamannya.

Kreativitas yang sama ini, kata dia, diperlukan pula dalam merespons tantangan dakwah pada era milenial dengan segala perangkat digital dan media sosial.

"Generasi digital juga harus memahami dan mengingat pengalaman sejarah, bahwa Islam masuk ke negeri ini dengan cara damai, antara lain melalui tangan para sufi. Generasi milenial harus tahu bahwa para ulama sufi menyebarkan Islam dengan akhlak yang mulia sehingga dakwah Islam menjadi lebih efektif dan damai," katanya.

Menag mengucapkan turut berbahagia dan bersyukur atas terpilihnya Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya sebagai pemimpin Forum Sufi Dunia. Menag juga mengajak semua pihak meneruskan dakwah damai baginda Rasulullah Saw agar keramahan serta kedamaian Islam tersebar di NKRI dan segenap penjuru bumi.

"Mari kita jadikan situasi umat kekinian yang sedang gundah gelisah ini sebagai momentum untuk merevitalisasi kembali gerakan tarekat dan tasawuf. Mari kita berdoa semoga di tahun politik ini bangsa Indonesia dapat terjaga dan selamat dari perpecahan, terus menjaga perdamaian, serta merawat semangat persatuan dan kesatuan," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki