get app
inews
Aa Text
Read Next : Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

Mencekam! Detik-Detik Angin Puting Beliung Terjang Cipelem Brebes, Puluhan Rumah Rusak

Senin, 27 April 2026 - 19:52:00 WIB
Mencekam! Detik-Detik Angin Puting Beliung Terjang Cipelem Brebes, Puluhan Rumah Rusak
Puluhan rumah di Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Brebes, rusak parah diterjang angin puting beliung, Senin (27/4/2026) sore WIB. (Foto: iNews)

BREBES, iNews.id – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Senin (27/4/2026) sore. Akibat kejadian itu, puluhan rumah rusak parah, satu di antaranya roboh.

Fenomena alam yang terjadi saat hujan gerimis ini sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga setempat. 

Kencangnya embusan angin yang berputar dari arah selatan ke barat membuat material atap rumah warga yang terbuat dari seng terbang terbawa angin. Ironisnya, lembaran seng tersebut tersangkut di jaringan kabel listrik milik PLN yang melintang di pemukiman. 

Kondisi ini membuat aliran listrik di wilayah Desa Cipelem padam total. Untuk mengevakuasi material seng yang membahayakan tersebut, satu unit mobil crane dikerahkan ke lokasi kejadian guna membersihkan kabel dari reruntuhan atap. 

Menurut keterangan warga, terjangan angin terjadi sangat cepat namun memiliki daya rusak yang tinggi. Tidak hanya atap seng, ratusan genteng rumah warga juga ikut beterbangan.

"Anginnya kencang sekali, berputar. Selain atap seng yang terbang, ada satu rumah warga yang roboh. Atap genteng rumah lainnya juga ikut rontok dibawa angin," ujar Sahrir, salah seorang warga Desa Cipelem yang menyaksikan kejadian tersebut. 

Pascaputusnya aliran listrik dan kerusakan masif, sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes bersama personel Polsek Bulakamba langsung mendatangi lokasi. Petugas membantu warga membersihkan puing-reruntuhan dan mendata total kerugian materiil.

Hingga Senin malam, warga bersama petugas masih berupaya memperbaiki atap rumah yang rusak secara darurat agar bisa ditempati kembali, mengingat cuaca yang masih tidak menentu. Belum ada laporan korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut