Mendagri Larang Warga Tonton Langsung Lomba Lari Borobudur Marathon, Ini Alasannya

Antara ยท Selasa, 16 November 2021 - 10:33:00 WIB
Mendagri Larang Warga Tonton Langsung Lomba Lari Borobudur Marathon, Ini Alasannya
Sejumlah pelari mengikuti lomba lari internasional Borobudur Marathon 2019 di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/11/2019). Event tahun ini dilarang ditonton langsung warga dan suporter. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melarang warga dan suporter menonton langsung lomba lari Borobudur Marathon di Magelang pada 27-28 November 2021. Larangan itu ditetapkan lewat Instruksi Mendagri (Inmendagri) No. 60 Tahun 2021 yang mulai berlaku sejak 16-29 November 2021.

“Pelaksanaan kompetisi tidak diperbolehkan menerima penonton langsung selama pelaksanaan. Kegiatan menonton bersama oleh suporter juga tidak diperbolehkan,” kata Instruksi Kesepuluh Mendagri, Selasa (16/11/2021).

Dengan demikian, kegiatan Borobudur Marathon terbatas untuk peserta dan panitia acara. Setidaknya ada lima instruksi Mendagri terkait pelaksanaan Borobudur Marathon pada tahun ini.

Lima instruksi itu, di antaranya Mendagri menginstruksikan kegiatan Borobodur Marathon menerapkan sistem bubble to bubble.

Bubble to bubble merupakan sistem pembatasan pergerakan yang kerap dipraktikkan pada acara-acara skala besar, misalnya Olimpiade Tokyo. Dalam sistem itu, ruang gerak peserta dan panitia acara dibatasi hanya di dua tempat, yaitu di tempat penginapan dan lokasi acara.

Mendagri juga menginstruksikan seluruh pemain, panitia, kru media, dan staf pendukung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi itu digunakan sebagai alat melacak orang-orang yang keluar dan masuk tempat pelaksanaan kompetisi lari dan lokasi latihan.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: