Mendes Minta Dana Desa Diprioritaskan untuk Selamatkan Korban Bencana

Trisna Purwoko ยท Senin, 06 Januari 2020 - 11:30 WIB
Mendes Minta Dana Desa Diprioritaskan untuk Selamatkan Korban Bencana
Menteri Desa, Abdul Halim ISkandar. (Foto: Istimewa)

BANTUL, iNews.id – Menteri Pembangunan Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan dana desa bisa digunakan untuk penanggulangan bencana. Terutama untuk menyelamatkan warga.

Selain itu menurutnya dana desa bisa digunakan untuk memperbaiki fasilitas yang rusak akibat bencana. Abdul Halim mengatakan peraturan undang-undang mengizinkan hal tersebut.

“Peraturan perundang-undangan mengizinkan dana desa untuk penanggulangan bencana. Terutama untuk menyelamatkan warga terdampak bencana,” katanya dalam penutupan “Sanggar Inovasi Desa” di Kampung Mataraman Sewon, Bantul, DIY, Minggu (5/1/2020).

BACA JUGA: Mendes PDTT: Dana Desa Bisa Dipakai untuk Penanggulangan Bencana

Dia menjelaskan dana desa bisa digunakan untuk penanganan pertama usai terjadi bencana. Kakak dari Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar itu juga mengatakan dana desa bisa digunakan untuk memastikan keselamatan warga baik sejak dievakuasi, saat di pengungsian hingga kembali ke rumah masing-masing. Dana desa juga bisa menambal kekurangan anggaran penganggulangan bencana suatu daerah.

“Menurut data BNPB saat ini ada ribuan desa yang rawan bencana. Untuk penanganan pertama seperti penyelamatan warga bisa menggunakan dana desa,” ucapnya.

BACA JUGA: Kemendes PDTT Kirimkan 700 Kepala Desa Studi Banding ke Luar Negeri

Sementara itu, Abdul Halim menjelaskan bahwa program Sanggar Inovasi Desa merupakan program pelatihan pemuda dari kabupaten se-Indonesia di bidang manajemen aparatur desa, kewirausahaan desa, dan potensi desa. Dalam angkatan pertama program ini diikuti oleh perwakilan pemuda dari 13 kabupaten.

Abdul Halim Iskandar hadir didampingi Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Dia juga menyempatkan diri mengikuti senam kebugaran bersama peserta program Sanggar Inovasi Desa dan berlatih jemparingan atau memanah sasaran gaya mataraman sebelum menjadi narasumber dalam sarasehan yang digelar di joglo Kampung Mataraman.Penutupan program sanggar inovasi desa anggatan pertama ini ditandai dengan penandatanganan piagam penghargaan bagi Kampung Mataraman sebagai penyelenggara angkatan pertama program Sanggar Inovasi Desa.


Editor : Rizal Bomantama