Menperin Sebut Brebes Paling Strategis Jadi Lokasi Pabrik Farmasi AS

Yunibar ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 19:02:00 WIB
Menperin Sebut Brebes Paling Strategis Jadi Lokasi Pabrik Farmasi AS
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi Bupati Brebes Idza Priyanti saat meninjau lokasi pabrik garmen di Brebes. (Foto: iNews/Yunibar)

BREBES, iNews.id - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meninjau lokasi lahan yang akan menjadi calon relokasi pabrik farmasi asal Amerika Serikat (AS) di Kawasan Industri Brebes (KIB) Kecamatan Losari, Brebes, Jumat (29/5/2020). Di lokasi tersebut, total ada 4.000 hektare (ha) lahan yang telah disiapkan Pemkab Brebes.

Menperin mengatakan, rencana relokasi industri farmasi Amerika Serikat (AS) yang akan hengkang dari China ke Indonesia menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Karena itu, pemerintah menyiapkan lokasi yang memungkinkan untuk dibangun industri farmasi dari Amerika.

“Mereka (AS) akan merelokasi industrinya ke Indonesia, kususnya di Pulau jawa. Brebes menjadi salah satu daerah atau tujuan yang sangat masuk akal untuk kita arahkan industri dari Amerika untuk datang ke Brebes. Sebab itu, kami dari pusat punya kepentingan sangat tinggi. Agar Brebes ini siap. Agar (PT)  Wijayakusuma sebagai BUMN ini siap,” katanya di sela-sela tinjauannya di Brebes.

Kunjungan Menperin Agus Gumiwang itu sekaligus untuk mengecek kesiapan Pemkab Brebes dan BUMN PT Kawasan Industri Wijayakusuma sebagai pengembang kawasan industri yang akan menjadi relokasi industri farmasi AS dari China. 

Menurut Agus, bukan hanya Indonesia yang bersaing untuk mendatangkan para investor khususnya Jepang dan AS. Namun juga menjadi incaran negara-negara berkembang lainnya khususnya di ASEAN.

Meski demikian, kata dia, AS tertarik dengan kawasan industri di Kabupaten Brebes yang cukup strategis.

“Kita ketahui bahwa peluang sangat besar yang ada di depan mata, kalau tidak kita manfaatkan sangat sayang sekali. Banyak competitor-kompetitor kita khususnya di ASEAN melobi Jepang dan Amerika agar mengalihkan industrinya ke negara mereka. Ini tentu tantangan kita,” katanya.

Agus mengatakan, dipilihnya Brebes menjadi kawasan industri merupakan upaya Pemerintah Jawa Tengah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di provinsi ini sebesar 7 persen per tahun.

Karena itu, dibutuhkan kawasan industri dibidang manufaktur yang dapat menyerap banyak tenaga kerja agar dapat memenuhi target pertumbuhan ekonomi tersebut.

Selain meninjau lahan rencana kawasan industri, menperin didampingi Bupati Brebes Idza Priyanti juga mengunjungi pabrik garmen di Jalan Raya Cimohong Kecamatan Bulakamba.

Pabrik garmen PT Daehan global ini menyerap ribuan pekerja dari warga lokal. Pabrik asal Korea Selatan itu memproduksi pakaian jadi untuk diekspor ke sejumlah negara tujuan.


Editor : Kastolani Marzuki