get app
inews
Aa Text
Read Next : Fakta Baru! Jokowi Punya Nama Panggilan Jack Semasa KKN di Boyolali

Menteri Desa Dorong Penguatan Kuliah Kerja Nyata untuk Memajukan Desa

Sabtu, 04 Januari 2020 - 19:00:00 WIB
Menteri Desa Dorong Penguatan Kuliah Kerja Nyata untuk Memajukan Desa
Menteri Pembangunan Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. (Foto: Dok iNews)

SLEMAN, iNews.id – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam pembangunan desa. Salah satunya menggandeng kalangan perguruan tinggi yang memiliki program pemberdayaan masyarakat desa.

Dia mencontohkan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) yang bisa dikembangkan untuk memajukan desa. “Saya ingin Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) maupun perguruan tinggi lainnya bersinergi lintas lembaga dalam pembangunan desa,” kata Halim dalam kegiatan stadium general di UNY, Sabtu (4/1/2020).

Halim mengerti betul program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh UNY. Sebagai Alumni Filsafat dan Sosiologi Pendidikan UNY dia juga pernah terlibat dalam kegiatan ini. Salah satunya diwujudkan dalam program KKN, Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), dan Program Pengabdian Masyarakat (PPM).

BACA JUGA: Sosok Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa yang Baru

Menurut Halim, pemberdayaan desa akan lebih mudah dilakukan jika terwujud integrasi antar lembaga. Setiap pihak memiliki kemampuan sesuai kompetensinya dan saling melengkapi dengan satu tujuan untuk kemajuan daerah pedesaan.

“UNY bisa mengirim mahasiswanya ke daerah untuk mengajar di sekolah maupun langsung kepada masyarakat secara informal,” ucap kakak kandung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tersebut.

Sementara itu menurutnya dosen bisa meberikan pelatihan dalam pengelolaan dana desa. Dia juga mengatakandosen bisa memberi masukan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) sampai keperluan administrasi.

BACA JUGA: Kelompok KKN UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar Literasi Menangkal Isu Hoaks

Sementara itu Rektor UNY, Sutrisna Wibawa menyatakan UNY siap untuk bersinergi lebih lanjut dalam pemberdayaan masyarakat desa. Setiap tahun mahasiswa UNY yang mengikuti program pengabdian masyarakat relatif besar.

“Pada tahun 2019 ada 4.519 mahasiswa yang mengikuti program KKN yang tersebar di 318 desa seluruh Indonesia,” tuturnya.

Selama ini lokasi yang dipilih untuk KKN berada di sekitar Jawa Tengah dan DIY. Di setiap lokasi, mahasiswa dan dosen pembimbing berkolaborasi menghasilkan inovasi bersama pemda setempat dengan berbagai program.

Dia mencontohkan di Kabupaten Gunungkidul. Di sana digelar KKN Tematik Revolusi Mental yang diikuti 343 mahasiswa. Program ini berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Sedangkan di Ternate-Tidore, UNY mengirim lima mahasiswa dalam program KKN Kebangsaan.

“Kita juga ada PLP dengan menempatkan mahasiswa UNY di sekolah untuk mengajar. Tercatat pada Juli 2019 lalu, ada 3.391 mahasiswa yang mengikuti program tersebut,” katanya.

Ketua IKA UNY, Suyanto berharap mahasiswa dan masyarakat mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus. Termasuk jika kelak berstatus sebagai alumni. Dia berharap mahasiswa terus mengabdikan ilmunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Civitas berperan sebagai agen pembaharuan sehingga dapat menggunakan kesempatan ini untuk menggerakkan masyarakat ilmu pengetahuan yang berkembang pesat sehingga memenuhi empat kompetensi yaitu kreatif dan inovasi, berpikir kritis, komunikasi dan kolaborasi,” ujarnya. 

 

Editor: Rizal Bomantama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut